Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Kabar · 5 Mar 2016 19:18 WIB ·

Ishari Kembangkan Seni Hadrah di Jepara


 Ishari Kembangkan Seni Hadrah di Jepara Perbesar

Keluarga Ishari Jepara silaturrahim ke Gus

Perkuat Seni: Keluarga Ishari Jepara silaturrahim ke Gus Halimi, Jombang


JOMBANG – Seni yang indah merupakan seni yang lebih mengedepankan estetika. Hadrah merupakan seni dalam irama suara yang dipadukan dengan bacaan-bacaan shalawat memuji Rasullallah Muhammad SAW.
Pimpinan Cabang Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) Nahdlatul Ulama Kabupaten Jepara seusai dibentuk dan dilantik oleh PCNU Jepara segera merapatkan diri. Dalam rangka penguatan organisasi dan belajar hadrah, Pengurus Ishari NU Jepara silaturrahim ke Gus Khalimi, salah satu pegiat Ishari asal Jombang Jawa Timur, Senin (29/2/2016).
Ketua PC Ishari NU Jepara Mbah Muhammad mengatakan, salah satu progam Ishari Jepara adalah penguatan kader dan belajar seni hadrah. Ishari perlu mengembangkan seni hadrah yang sudah mengakar di lingkungan warga Nahdlatul Ulama’ karena ia salah satu seni tertua di Indonesia.
Gus Khalimi menyampaikan, seni hadrah yang dimiliki Ishari adalah seni yang mengedepankan rasa. “Rasa yang ada di dalam hati dikeluarkan dan dilantunkan dengan bacaan Shalawat memuji Rasullallah,” ujarnya.
Ia menambahkan, di dalam hadrah Ishari ada istilah mbawa’i (pembaca shalawat), penaboh (pemukul hadrah) dan rodat (penjawab shalawat dan gerakan-gerakan). Semuanya mengandung unsur seni yang sangat tinggi. Ada falsafah dalam setiap bacaan shalawat padanya.
Ia berharap Ishari yang sudah terbentuk di Jepara ini bisa dikembangkan dan nantinya akan memperkuat internal NU di Jepara, sehingga seni hadrah yang dimiliki NU ini bisa berkembang. (Miqdad Sya’roni/abd)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar