Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Headline · 14 Jun 2023 05:41 WIB ·

Logika Sufi Dibalik Penamaan RSU Anugerah Sehat


 Logika Sufi Dibalik Penamaan RSU Anugerah Sehat Perbesar

Oleh : Murtadho Hadi

nujepara.or.id- Yang lazim, orang awam (“sering-sering”) hanya memanfaatkan satu dari unsur berpikir : yaitu rasio! Kebenaran hanya diterima manakala “fenomena”, “gejala” dan “obyek yang dipikirkan” itu secara kasat-mata sesuai “standar berpikir logis” dalam sistem penalaran.

Tapi hal itu tidak berlaku bagi para Sufi, karena dimensi-dimensi dan aspek-aspek dari sistem penalaran ” bergerak” dan mendapatkan porsi secara seksama, Meminjam istilah dari Syaikh Abi Hasan As-Syadzily dalam Sirrul-Jalilnya: “Shomadaniyatul-Uqul!” Yaitu “Tegaknya beberapa akal dalam sistem penalaran” yang menjadikan mereka para sufi itu tetap tegak dalam lindungan Allah SWT melewati “serangkaian jebakan”, “tipu daya”, “pembawur” atau semua hal yang seakan “serupa”, dan utamanya selamat dari talbis-nya gerak nafsu dan setan.

Itulah yang menyebabkan pikiran mereka seakan “mengatasi tataran eksistensi” dan bahkan “ruang” dan “waktu”.

Kurang lebih seperti itulah kenapa, seluruh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jepara, dalam konsultasi nya menghadap Bib Luthfi Bin Yahya menerima begitu saja tanpa reserve, ketika Bib Luthfi menyodorkan satu nama “RSU ANUGERAH SEHAT”, yang beliau singkat “ASEH”, walau sebelumnya para Pengurus dan Panitia dalam Draf Lembar Kerja Kepanitiaan telah mencantumkan nama RSNU.

Terlambatnya informasi dan “ketidak mudengan” menjadikan sebagian kecil pengurus di tingkat MWC yang “merasa” ikut dalam kerja-kerja kepanitiaan bertanya-tanya atas “bergesernya nama itu” (RSNU menjadi RSU). Hal itu masih dibilang wajar namanya juga “dinamika berpikir”, dan hanya satu atau dua gelintir orang saja yang lebih mengedepankan “imaginasi” (yang rasanya perlu didudukkan: “dipahamkan” dan diajak “ngopi”)

Duduk Bersama

Syukurlah! Pasca “duduk bersama” (jajaran Pengurus Syuriyah-TanfidIyah, Banom dan Lembaga, bersama-sama Pengurus Majlis Wakil Cabang sekabupaten Jepara: Selasa Siang, 13 Juni 2023) semua menjadi “klir” : didapatlah informasi bahwa Tuan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya bukan “alpa”, atau lupa, tapi memang yang diharapkan dari beliau siapa saja bisa mendapatkan pelayanan dari RSU ANUGERAH SEHAT, dan siapa saja warga masyarakat yang mendengar nama Rumah Sakit itu menjadi “akrab” di telinga dan mau berobat. Tidak “eksklusif”, “Umum” semua merasa memiliki dan terlayani.

Hadirnya berkah bagi semua. (Bukan bagunan jadi tapi pada akhirnya “mangkrak” karena hanya sekedar nuruti “duwe” dan mementingkan eksklusivitas). Toh soal kepemilikan dan pengurus yayasan : mekanisme itu bisa diatur lebih terperinci dan detail dalam AD/ART. Semua pun lega dan kembali bekerja!.

(Penulis : Pengurus PC LTN NU Jepara)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja