Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 21 Des 2025 19:34 WIB ·

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat NU Bangsri Periode 2025-2030


 Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat Bangsri Perbesar

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat Bangsri

NU Jepara – Hj. Nur Istiqlaliyah kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Bangsri, Kabupaten Jepara. Ia terpilih secara mutlak dalam konferensi ke-10 yang digelar di Gedung NU Bangsri, Sabtu (20/12/2025).

Pemilihan tersebut diikuti oleh para pengurus dan anggota Muslimat NU se-Anak Cabang Bangsri. Hadir pula para pengurus NU di tingkatan Majelis Wakil Cabang (MWC) dan para utusan badan otonom. Tampak juga Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Jepara, Hj. Nur Aini dan beberapa pengurus harian. 

Dalam forum musyawarah, seluruh peserta sepakat kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Hj. Nur Istiqlaliyah untuk periode 2025-2030.

Pemilihan dilakukan secara musyawarah dan melalui voting. Dalam proses pemilihan, Hj. Nur Istiqlaliyah sempat menyampaikan keinginannya untuk tidak kembali maju sebagai ketua. Ia menilai pentingnya regenerasi kepemimpinan di lingkungan organisasi.

Namun, para anggota tetap menghendaki beliau melanjutkan kepemimpinan karena program-program yang telah dijalankan dinilai masih baik dan relevan.

“Laporan pertanggungjawaban beliau diterima oleh forum. Selama ini dinilai berhasil menjalankan program-program Muslimat NU, baik di bidang keagamaan, sosial, maupun pemberdayaan perempuan. Karena itu, kami sepakat beliau tetap melanjutkan amanah,” ujar salah satu peserta musyawarah.

Dari tiga calon yang maju, Hj. Nur Istiqlaliyah memperoleh suara unggul. Tampak suasana kekeluargaan dalam proses pemilihan.

Setelah ditetapkan sebagai ketua, Ibu Hj. Nur Istiqlaliyah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia berharap seluruh anggota dapat terus menjaga kekompakan dan khidmah dalam organisasi.

“Saya sebenarnya berharap ada kader lain yang maju. Namun karena amanah ini kembali diberikan, Insyaallah akan saya jalankan sebaik mungkin dengan dukungan seluruh anggota Muslimat NU Bangsri,” tutur Hj. Nur Istiqlaliyah.

Bu Nuris, panggilan akrab Hj. Nur Istiqlaliyah menambahkan bahwa program-program yang telah berjalan akan terus dilanjutkan dan disesuaikan dengan kebutuhan anggota. “Muslimat NU harus terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat keagamaan, sosial, dan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.

Pemilihan ketua secara aklamasi ini mencerminkan kuatnya kepercayaan dan soliditas anggota Muslimat NU Anak Cabang Bangsri dalam menjaga keberlanjutan kepemimpinan dan program organisasi. Ke depan, Bu Nuris bersama dengan pengurus formatur akan membentuk kepengurusan organisasi. 

“Sebagai bentuk kaderisasi, kami akan merangkul semua ranting dan memberdayakan pada kader-kader yang dimiliki. Kami menerima masukan dari para sesepuh, semoga  ke depan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail