Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Kabar · 13 Jun 2023 11:17 WIB ·

Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja


 Aswaja NU Center Gelar Semiloka Buku Aswaja Perbesar

nujepara.or.id – Bertempat di Gedung diklat KKMA (Kelompok Kerja Madrasah Aliyah) 02, Aswaja NU Center Jepara menggelar acara semiloka Buku Aswaja pada Sabtu, (10/6/2023). Acara semiloka dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, KH Charis Rohman.

Kiai Charis, begitu sapaan akrabnya, dalam sambutanya memberikan garis bawah kepada peserta tentang pentingnya Tarsikhul Aqoid An-nahdliyyah (Penancapan aqidah An-nahdliyyah). Penguatan tersebut diantaranya dengan melakukan evaluasi kepada buku pegangan Ke-NU-an yang digunakan di madrasah-madrasah Maárif NU.  

Sementara itu dalam sambutanya, KH Sholahuddin, MA sebagai ketua umum Aswaja NU Center Jepara memberikan penegasan tentang pentingnya program semiloka buku aswaja NU, dengan tegas, Gus Sholah mengatakan bahwa Aswaja NU Center memiliki fungsi untuk penancapan dan pengokohan akidah Ahlussunnah Wal Jamaáh An-nahdliyyah diantaranya melalui kegiatan semiloka ini.

Semiloka sendiri menghadirkan dua narasumber, pertama KH Dr. Zubaidi Masyhud, dosen pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama’ Jepara dan Muhammad Syariful Waí Pengasuh Ponpes Athfal Islam yang sekaligus Wakil Ketua PCNU Jepara.

Dalam sesi Rencana dan Tindak Lanjut para guru Ke-NU-an yang berjumlah tiga puluh guru se Jepara mengaspirasikan kepada Aswaja Center pentingnya sinkronisasi antara mapel Ke-NU-an dengan mapel Pendidikan Agama Islam (PAI).

Di ke-NU-an kami sudah dengan susah payah memberikan pembelajaran tentang sifat Allah yang 50 dan dikenal dengan aqoid seket.

Tetapi di sisi yang lain, ada materi yang masih mendedahkan tentang tiga macam tauhid, yaitu uluhiyah, rububiyah dan asma wa shifat, dimana yang terakhir ini tipologi pembagian dari golongan non Asyáriyah.

Acara ini menjadi lengkap setelah para guru Ke-NU-an sepakat menindaklanjuti dengan revisi buku modul ke-NU-an. Dimana Revisi ini akan dijalankan ditahun yang akan datang.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Trending di Kabar