Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Hujjah Aswaja · 21 Agu 2023 09:36 WIB ·

Begini Cara Nu’tih Kamalia Edukasi Warga Soal Kuliner Sehat Berbahan Buah dan Sayur, Bermula dari Pandemi Covid-19 Kini Menjelma Salad Bunda


 Begini Cara Nu’tih Kamalia Edukasi Warga Soal Kuliner Sehat Berbahan Buah dan Sayur, Bermula dari Pandemi Covid-19 Kini Menjelma Salad Bunda Perbesar

nujepara.or.id – Pasangan muda Nu’tih Kamalia dan Faiz gencar mengkampanyekan pentingnya kuliner sehat berbahan dasar buah dan sayuran. Langkah ini penting, terlebih saat ini suaca panas seiring musim kemarau berkepanjangan, tubuh memang perlu asupan sehat agar tetap bugar saat beraktivitas seharian.

Agar lebih menarik, pasangan muda di Kabupaten Jepara ini membuat aneka kreasi kuliner sehat berbahan dasar buah dan sayuran.  Bentuk kreasinya beragam ada yang dinamai Sando (sandwich buah), Ximilu (minuman campuran aneka buah), La Viola (mix jus buah), salad buah, salad sayur dengan topping omeled, grill chicken, smoke beef dan lainnya.

Nu’tih Kamalia mengatakan membuat kreasi aneka kuliner sehat berbahan buah dan sayur ini saat pandemi awal 2020. Saat itu , mengkonsumsi makanan dan minuman sehat memang disarankan untuk menjaga imunitas dari serangan virus Corona. 

Meski status pandemi sudah resmi dicabut, namun Nu’tih dan keluarga terus mempraktikkan kebiasaan baik itu. Ia juga lebih bersemangat saat membaca informasi soal adanya ancaman El Nino yang memicu musim kemarau berkepanjangan pada 2023.

Nu’tih lantas berupaya untuk menularkan kebiasaan mengkonsumsi buah dan sayur itu. Cara yang dipilihnya dengan woro-woro lewat media sosial dan juga membuka outlet Salad Bunda di tepi jalan raya Jepara – Kudus, turut wilayah Margoyoso, Kalinyamatan Jepara, persisnya dekat dengan traffic light Gotri.

“Ini bagian dari upaya kita edukasi hidup sehat dengan kuliner bergizi. Tentu juga ada sisi bisnisnya agar edukasi yang kita lakukan terus berkesinambungan,” kata Nu’tih, Minggu (20/8/2023).

Menurutnya, sasaran edukasi dan kampanye lebih diarahkan untuk kalangan milenial. Ia meyakini jika generasi muda sehat maka itu menjadi aset penting untuk kemajuan daerah bahkan hingga bangsa.

Sejauh ini, Nu’tih menilai edukasi yang dilakukan cukup berhasil. Indikasinya bisa dilihat dari jumlah pengunjung Salad Bunda yang rata-rata tiap hari mencapai puluhan orang. Bahkan saat momen weekend, liburan atau momen tertentu bisa mencapai ratusan pengunjung.

Mayoritas adalah kalangan pelajar, mahasiswa dan anak muda pada umumnya. Ada juga keluarga dengan anaknya yang masih kecil-kecil. 

“Jadi Salad Bunda ibaratnya untuk menetralisir kebiasaan mengkonsumsi jajanan tidak sehat yang saat ini lazim dikonsumsi anak-anak dan milenial. Seperti fast food atau junk food, itu kan bahaya untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Salad Bunda buka tiap hari, dari Senin – Minggu mulai pukul 07.00 WIB – 21.00 WIB. Berbagai menu di Salad Bunda bisa langsung disantap di outlet namun juga bisa dibawa pulang untuk dinikmati di rumah.

Salah seorang pengunjung, Afida mengatakan saat perjalanan dari Jepara ke Kudus, ia sengaja mencari kuliner berbahan buah dan sayuran. Menurutnya kuliner sehat penting terlebih saat cuaca panas seperti belakangan ini.

Dan ia menilai pilihannya tepat. Suami dan anaknya juga suka dengan menu yang ada di Salad Bunda. Menu Ximilu misalnya berisi aneka buah seperti kiwi, anggur, apel, pir, jeruk mandarin dan lainnya. Salad buah dan sayurnya juga meriah dengan saos dan aneka topping.

Menurutnya, salah satu yang membedakan menu di Salad Bunda adalah buah dan sayuran yang disajikan tergolong kualitas premium. 

“Tapi harganya terjangkau, klop dengan manfaat yang kita dapat. Kalau bicara salad pasti bahan-bahannya baik untuk tubuh, tak hanya buah dan sayuran ada juga telor, daging dan lainnya. Ini bagus apalagi untuk anak-anak,” jelas Afida.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar
Trending di Hujjah Aswaja