Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 13 Agu 2024 17:59 WIB ·

Cegah Bullying, KKN Unisnu Sosialisasikan Program Anti-bullying di Desa Semat


 Cegah Bullying, KKN Unisnu Sosialisasikan Program Anti-bullying di Desa Semat Perbesar

JEPARA (nujepara.or.id)– Program anti-bullying digagas oleh tim KKN Unisnu angkatan ke-XVII di Desa Semat Jepara sebagai wujud membangun norma yang menentang perundungan dan menciptakan iklim yang aman. “Kami sangat peduli dan serius menangani masalah perundungan atau bullying yang ada di sekitar kita. Mari kita sebagai pemuda agen perubahan bersama menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan dan intimidasi,” ucap Roykhan Dwi Kurniawan panitia kegiatan di hadapan peserta bertempat di Gedung NU Desa Semat (13/8-2024).

Kegiatan program anti-bullying ini menghadirkan KKN Unisnu dan remaja IPNU/IPPNU Desa Semat. Sosialisasi pencegahan bullying ini juga menghadirkan dosen Unisnu dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Hamidaturrohmah sebagai pemateri.

Hamidaturrohmah menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari bullying fisik, verbal, sosial,  hingga cyberbullying. Menurutnya, bullying berdampak negatif pada fisik dan mental “secara psikologis, korban mengalami depresi. Bahkan indikasinya bisa mengarah ke bunuh diri,” ujarnya.

Para peserta antusias mengikuti kegiatan ini terutama saat sesi tanya jawab. Salah satu peserta bernama Fitri menyimpulkan pendapatnya tentang bullying. “Kita tidak boleh diam ketika melihat teman atau orang di sekitar kita mengalami bullying. Setiap orang berhak merasa aman dan dihargai, dan kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan hal itu terjadi,” kata Fitri.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi anti-bullying oleh seluruh peserta, sebagai komitmen untuk menolak segala bentuk bullying dan berperan aktif dalam pencegahannya di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Nina Anggraini koordinator mahasiswa desa (kormades) Desa Semat mengungkap pentingnya menjaga keharmonisan dan saling menghormati satu sama lain, serta mampu menjadi pelopor dalam upaya pencegahan bullying di masa depan. Ia juga menambahkan lingkungan pendidikan yang aman dari anti-bullying akan menciptakan ruang belajar yang kondusif dan nyaman. “Unisnu adalah perguruan tinggi sudah menerapkan program anti-bullying sehingga dipastikan aman dan nyaman bagi kita untuk belajar dan berdiskusi,” ucapnya. Sosialisasi anti-bullying ini adalah salah satu cara kami untuk mencegah adanya bullying di sekitar kita terutama di Desa Semat, tambahnya.

Alvaros/Nina A-KKN Unisnu ke-XVII Desa Semat

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar