Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 13 Jan 2026 19:11 WIB ·

PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana


 PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana Perbesar

nujepara.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara, secara resmi membuka Posko NU Peduli Bencana. Hal ini adalah wujud kepedulian PCNU terhadap masyarakat, khususnya warga Nahdliyin.

Rapat koordinasi lintas Banom dan Lembaga di lingkup PCNU Jepara yang digelar pada Senin (12/1/2026) secara resmi “mengaktivasi” program tersebut.

Ketua Posko NU Peduli Bencana Jepara, H. Hisyam Zamroni berharap program ini dapat mendorong sinergi internal di tubuh NU, sekaligus dengan pemerintah dan berbagai stakeholder dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Harapannya ketika bencana terjadi dan warga kita terdampak, kita sudah siap. Program ini juga untuk mengkoordinasikan antara Banom dan Lembaga NU agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dalam satu komando untuk kemanusiaan,” terang Hisyam Zamroni

Dikatakan juga bahwa Pos NU Peduli Bencana resmi dibuka pada 12 Januari dan akan berlangsung hingga 2 minggu kedepan. Basecamp pos siaga berada di Gedung NU Jepara, Jalan Pemuda No. 51 Jepara.

“Posko ini bertujuan untuk mempererat kekompakan di internal NU, supaya kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan satu komando,” imbuhnya.

Ia menambahkan, meski baru beberapa hari berjalan, pihaknya mengaku telah terlibat dalam penanganan bencana di Jepara, seperti pohon tumbang akibat angin dan rumah roboh.

Bahkan sejumlah relawan kebencanaan NU juga telah turun langsung pada penanggulangan bencana di Desa Tempur dan beberapa desa yang terkena musibah banjir lainnya.

Kyai Hisyam menjelaskan bahwa program sinergi ini melibatkan PCNU bersama Banom dan Lembaga NU terkait, seperti Lazisnu, LPBI NU, LP Ma’arif NU, Bagana dan lain-lain.

“Untuk eksternal, kami bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Jepara, yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika musibah terjadi, komunikasi pertama kali dilakukan di tingkat Ranting untuk melakukan asesmen awal. Jika diperlukan bantuan yang lebih besar, Ranting dapat menghubungi komandan pos siaga bencana.

“Kerja sama ini memperkuat komitmen kita untuk bersama-sama menghadapi segala kemungkinan bencana yang mungkin terjadi di Jepara,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar