Menu

Mode Gelap
Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Kabar · 19 Agu 2024 08:46 WIB ·

Gali Potensi Kreativitas Anak, KKN Unisnu Dampingi Pembuatan Ecoprint Teknik Pounding di SD Negeri 3 Dudakawu


 Gali Potensi Kreativitas Anak, KKN Unisnu Dampingi Pembuatan Ecoprint Teknik Pounding di SD Negeri 3 Dudakawu Perbesar

JEPARA (nujepara.or.id) – Sebagai kawasan dengan luas area 795,883 Ha, Desa Dudakawu memiliki potensi alam berupa pertanian dan perekebunan. Luas sawahnya terbentang 216,700 Ha. Potensi alam ini mendukung pendampingan pembuatan ecoprint bagi peserta didik di SD Negeri 3 Dudakawu untuk mengasah kreativitas melalui kegiatan ecoprint. “Kami mengajarkan peserta didik cara membuat ecoprint dengan teknik pounding,” ujar Bagus Dymnastiar ketua tim KKN Unisnu Desa Dudakawu Jepara saat mengisi kegiatan pendampingan ini bersama tim KKN Unisnu angkatan ke-XVII kepada 4 di SD Negeri 3 Dudakawu Jepara (19/8-2024).

Ecoprint merupakan teknik mencetak, mewarnai dan membuat produk dengan menggunakan bahan-bahan alami. Dalam pembuatan ecoprint membutuhkan media berupa tumbuhan, seperti bunga dan daun. Pounding adalah memukulkan daun atau bunga ke atas kain menggunakan palu. “Teknik pounding ini ibarat mencetak motif daun atau bunga pada kain. Palu dipukulkan pada daun yang telah diletakkan di atas kain yang ditutup dengan plastik untuk mengastrak pigmen warna,” ujar Bagus Dymnastiar. Teknik memukul dimulai dari pinggir daun kemudian mengikuti alur, batang dan daun. Teknik ecoprint memberikan alternatif produksi tekstil untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan, tambahnya.

Kegiatan ecoprint diawali dengan menjelaskan bahan dan dan alat yang akan digunakan. Kain yang digunakan berjenis mori yang sebelumnya sudah direndam dengan tawas. Lalu, dilanjutkan dengan teknik pounding yaitu mencetak motif daun pada kain. “Palu dipukulkan pada daun yang telah diletakkan di atas kain yang ditutup dengan plastik untuk mengekstrak pigmen warna,” jelas Bagus. Teknik memukul dimulai dari pinggir daun kemudian mengikuti alur bentuk daun. Sedangkan, bunga tanaman yang digunakan merupakan tanaman yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap panas. “Ini faktor penting dalam mengekstrak pigmen warna,” katanya lagi.

Alvaros-Bagus D KKN Unisnu ke-XVII Desa Dudakawu

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar