Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 7 Okt 2020 00:47 WIB ·

Gandeng Kemenag, IPNU – IPPNU Jepara Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah


 Gandeng Kemenag, IPNU – IPPNU Jepara Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Perbesar

nujepara.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jepara menggandeng Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Jepara menggelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Sekolah yang berlangsung di Aula Kemenag Jepara, Senin (28/9) pagi.

Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri 15 pengurus PC IPNU dan 15 pengurus PC IPPNU Kabupaten Jepara. Hadir sebagai narasumber Fasilitator Pra Nikah Binhima Muhammad Burhan dan Imronah Hanani.

Ketua PC IPNU Jepara, Nurus Salam mengatakan kegiatan dilatarbelakangi tingginya angka dispensasi usia nikah dan perceraian di Kabupaten Jepara.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi dari tingginya angka dispensasi usia pernikahan dan perceraian di Jepara yang tergolong tinggi,” katanya.

Berangkat dari latar belakang tersebut digelarlah dua agenda yakni Pencegahan Nikah Usia Dini dan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah.

Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu serta dilaksanakan di 3 zona yakni Kecamatan Kalinyamatan, Kembang, dan Jepara.

“Setiap zona terdiri dari delegasi 5 – 6 Kecamatan di wilayah tersebut. Adapun pesertanya adalah siswa SMA batas maksimal usia 19 tahun,” tambahnya.

Ditambahkan, Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini untuk pemateri dari Kemenag, Bimas Islam, juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). “Sehingga peserta selain memperoleh pengetahuan dari sisi agama juga kesehatan,” tambah Salam.

Hal lain ditambahkan Ketua PC IPPNU Jepara, Wiwik Widayati. Diungkapkan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah merupakan sosialisasi untuk kader IPNU – IPPNU yang akan menuju ke jenjang pernikahan.

“Menikah meski dianggap ‘remeh’ tapi hal ini sangat penting sebagai pondasi kader dalam mengarungi rumah tangga,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kader yang sudah berumah tangga yang mengikuti aturan agama, kesehatan, dan lain sebagainya menjadi pionir untuk sosialisasi kepada kader-kader se-Kabupaten Jepara.

“Sehingga angka dispensasi nikah dan perceraian di Jepara bisa diminimalisir,” pungkasnya. (sm)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar