Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Kabar · 3 Nov 2021 13:15 WIB ·

Gebyar Maulid dan Hari Santri Fatayat NU Karangrandu


 Gebyar Maulid dan Hari Santri Fatayat NU Karangrandu Perbesar

Fatayat NU Karangrandu peringati Maulid Nabi dengan berbagai kegiatan.

nujepara.or.id – Banyak agenda yang dilakukan warga dan Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan kelahiran nabi akhir zaman ini pun beragam. Salah satunya yang diselenggarakan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Ranting Karangrandu Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara yakni dengan menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Gebyar Maulid yang dibarengkan dengan peringatan Hari Santri tahun 2021 ini berlangsung di kediaman Ketua Fatayat NU Karangrandu Nurul Zulaeha, Desa Karangrandu RT 03 RW 04 Jum’at (29/10).

Dalam kegiatan bertajuk “Ketauladanan Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Anak Meraih Prestasi Tinggi dan Wanita Cerdas Mandiri” terdiri dari 3 acara. Pertama, lomba untuk putra-putri Fatayat yang meliputi Baca Albarjanzi, Shalawat, dan Video Edukasi Tiktok. Kedua, lomba untuk anggota Fatayat yaitu kreasi daur ulang limbah rumah tangga. Adapun agenda ketiga, puncak acara, pengajian maulid bersama K. Ali Murtadlo.

Ketua Fatayat NU Ranting Karangrandu Nurul Zulaeha mengatakan kegiatan diselenggarakan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW juga Hari Santri tahun 2021.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud penghormatan kelahiran Rasulullah yang jatuh pada bulan Rabiul Awal. Ikhtiar bersama ini kami jadikan sebagai khidmat. Berharap syafaat dari Rasulullah melalui pembacaan shalawat,” ujarnya.

Sebagaimana tema yang diusung Nurul yang juga Kepala SMP Walisongo Pecangaan Jepara ini berpesan salah satu cara meneladani akhlak Rasul yakni dengan menjadi ibu-ibu yang cerdas dan mandiri serta menghasilkan anak-anak berprestasi.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menguatkan semangat anggota Fatayat juga sebagai media dakwah untuk kejayaan dan kemajuan Fatayat NU Ranting Karangrandu,” harapnya.

Tokoh agama Desa Karangrandu, K Ali Murtadlo dalam mauidlahnya menyampaikan 3 warisan Nabi yang harus dipegang teguh yakni alqur’an, hadits, dan ulama. Di samping itu ia juga berbagi tips seputar mendidik anak agar menjadi shalih dan shalihah.

Keluar sebagai peserta terbaik lomba baca albarjanzi Mareta Zahwa Nurul Fajriyah putri Atiqoh, lomba shalawat diraih Disty Ayataci Ika Putri putri Hesti Pratiwi, lomba video edukasi tiktok diraih Aulia Yasmin putri Nurul Zulaeha, dan lomba daur ulang limbah rumah tangga atas nama Endang Fitriyanti. (sm)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar