Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Headline · 19 Nov 2024 02:00 WIB ·

Haul Sultan Hadlirin Mantingan ke-491, Prof KH. Said Aqil Siradj Ingatkan NU sebagai Benteng Akidah Aswaja


 Haul Sultan Hadlirin Mantingan ke-491, Prof KH. Said Aqil Siradj Ingatkan NU sebagai Benteng Akidah Aswaja Perbesar

nujepara.or.id – Dalam rangka memperingati Haul Sultan Hadlirin ke-491 th 2024, sejumlah kegiatan digelar oleh pengurus Masjid dan Makam Astana Sultan Hadlirin Mantingan

Dimana puncak kegiatan Pengajian Umum dilaksanakan pada Senin malam Selasa (18 November 2024), bertempat dihalaman Masjid Astana Mantingan.

Acara dimulai dengan pembacaan manaqib kisah Sultan Hadlirin, yang berasal dari aceh. Sejarah dibacakan oleh Sutarya selaku pengurus.

Hadir sebagai pembicara dalam pengajian umum, mantan Ketua Umum PBNU Prof. KH. Said Aqil Siraj. Sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan dari unsur Pemerintahan juga turut hadir pada acara tersebut.

Dr. KH. Akhirin, pengurus Masjid Astana Sultan Hadlirin Mantingan yang berkesempatan menyampaikan sambutan atas nama panitia mengucapakan terima kasih kepada seluruh jama’ah yang hadir.

Atas nama panitia, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yg telah membantu atas terselenggaranya Haul kali ini.

“Harapannya, keteladanan Sultan Hadlirin lewat aspek religi, seni dan budaya ukir bisa digaungkan kembali,” ungkapnya.

Selain pengajian umum, berbagai rangkaian kegiatan Haul Sultan Hadlirin ke-491 tahun 2024 juga ikut menyemarakkan arena antaranya Bazar UMKM expo, Lomba Rebana, Lomba Baca Kitab kuning dan beraneka ragam lomba santri.

Sementara itu, Kyai Said dalam mauidhoh khasanah nya mengamanahkan kepada para pengurus NU dan jama’ah agar membimbing masyarakat di Jepara sesuai dengan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Terutama bagi mereka yang masih awam, tidak mengerti tentang dalil-dalil dan usul fiqh. NKRI ini merupakan produk final dan patut kita jaga bersama karena keberkahannya, hingga sekarang kita masih terjaga. (hnv/red)

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar