Menu

Mode Gelap
Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib Kepala Kemenag Jepara hingga Turis dari Kenya Kagumi Stand Gelar Karya Siswa MTs Sadamiyyah, Ini Alasannya

Kabar · 23 Jun 2019 11:21 WIB ·

Kiai Said: Generasi NU Harus Rajin Baca Alqur’an


 Kiai Said: Generasi NU Harus Rajin Baca Alqur’an Perbesar

Ketua Umum PBNU, Kiai Said Aqil Siraj saat memberikan mauidlah di Yayasan Hadziqiyah Nalumsari Jepara.

nujepara.or.id – Ketua Umum PBNU, KH Said Agil Siradj terkejut. Karena tak menduga akan dapat surprise di hari kelahirannya. Surprise itu ia terima saat hadir memberikan mauidlah hasanah dalam rangka akhirus sanah Yayasan Hadziqiyah Nalumsari Jepara yang dipimpin Ketua PCNU Jepara, KH Hayatun Abdullah Handiq pada Jumat (21/6/2019).

Dalam mauidlahnya Kiai Said menyampaikan, yang pertama orang NU, generasi NU harus rajin membaca alqur’an. Kenapa? Di zaman Nabi menjelaskan sayydina Umar masuk islam karena mendengar adiknya membaca alqur’an.

Demikian juga di Nusantara. Prabu Siliwangi yang hendak menyerang islam membatalkan niatnya karena jatuh cinta pada Subanglarang yang sedang membaca Alqur’an.

Lalu oleh kiai Hasanudin atau Syekh Qurok–ulama ber ras tionghoa penyebar islam pertama di Sunda, niat Prabu Siliwangi memperistri Subanglarang disetujui dengan syarat sang prabu membaca syahadat. Dan dari perkawinan mereka lahirlah pangeran Kian Santang yang akhirnya dikenal dengan nama Sunan Rahmat suci yang menyebarkan islam di daerah Pasundan.

Kedua, seperti yang nabi lakukan kepada sahabat-sahabatnya yaitu dengan membekali akhlak. Demikian juga dengan orang NU juga harus berakhlaq yang baik mempunyai prinsip. Tidak bisa dipengaruhi oleh hal-hal yang buruk. “Orang NU juga harus begitu,” tandasnya.

Selanjutnya orang NU juga harus berilmu dan mempunyai skill. Dirinya mencontohkan Rasul memerintahkan agar sahabat Zaid untuk mempelajari bahasa Ibrani. Agar tidak ditipu orang yahudi. “Ke depan perekonomian dunia akan dikuasai china, oleh sebab itu wong NU juga harus bisa bahasa mereka.”

Kiai Said juga mengingatkan akan bahaya perkembangan zaman di mana saat ini sedang terjadi revolusi industri 4.0. Di mana arus informasi yang begitu cepat beredar, khususnya melalui medsos. Padahal belum jelas kebenarannya. Banyak berita bohong beredar. Padahal hal ini sudah diingatkan oleh alqur’an. Medsos juga bisa menghancurkan tali silaturrahmi. Bahkan dalam keluarga sendiri sudah jarang ibu mengelus kepala anaknya tapi lebih banyak ngelus-ngelus hape.

Yang terakhir Kiai Said menyampaikan setelah Rasul menggembleng sahabat-sahabatnya dengan alqur’an, akhlaq, ilmu terakhir Rasul mengajari kearifan atau hikmah. Kearifan ini letaknya ada di hati. Kearifan ini dimiliki oleh orang-orang saleh yang suci hatinya. (munif)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi

1 Juni 2024 - 09:55 WIB

Pengurus IPNU IPPNU Ranting Desa Banjargung periode 2024 - 2026 dilantik, Jumat (31/5/2024). Para pengurus yang baru diinstruksikan fokus kaderisasi para pelajar yang diproyeksikan menjadi generasi masa depan andalan Nahdlatul Ulama.

Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

31 Mei 2024 - 14:26 WIB

Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini, SDIU Fadlun Nafis Ajak Anak Didik Tanam Mangrove di Pantai Kropak Bondo

25 Mei 2024 - 11:40 WIB

Pelajar SDIU Fadlun Nafis Bangsri Jepara menanam mangrove di Pantai Kropak Bondo.

Kepala Kemenag Jepara hingga Turis dari Kenya Kagumi Stand Gelar Karya Siswa MTs Sadamiyyah, Ini Alasannya

25 Mei 2024 - 11:30 WIB

Kepala Kemenag Jepara, Ketua LP Ma'arif NU Jepara dan lainnya foto bersama di depan stand karya pelajar MTs Sadamiyyah di Alun-alun Jepara.
Trending di Kabar