Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Headline · 22 Agu 2024 12:58 WIB ·

KKN Unisnu Ajak PKK Sulap Galon Bekas Jadi Pot


 KKN Unisnu Ajak PKK Sulap Galon Bekas Jadi Pot Perbesar

JEPARA (nujepara.or.id) – Galon yang sekali pakai sering terabaikan dan cenderung mencemari lingkungan. Hal ini menginisiatif Mahasiswa KKN Unisnu angkatan ke-XVII Desa Ngabul untuk menyulap galon bekas menjadi pot tanaman. “Kebiasaan menggunakan galon sekali pakai bisa berdampak mencemari lingkungan bila tidak kita reduksi dengan cara memanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti kita kreasikan menjadi pot tanaman,” ujar Nurul Ayatina mahasiswa KKN Unisnu Desa Ngabul. Sebanyak 15 mahasiswa KKN dan ibu-ibu PKK Desa Ngabul mengkreasikan galon bekas menjadi pot di Balai Desa Ngabul (22/8-2024).

Kegiatan ini direspon baik oleh Sri Reknawati Ketua PKK Desa Ngabul. “Kegiatan ini sangat baik bagi kami karena terkadang kami kurang menyadari bahwa penggunaan galon sekali pakai ternyata bisa menimbulkan gunung sampah karena menumpuk,” ujarnya.

KKN Unisnu sebagai pendamping peserta PKK dalam pembuatan pot dari galon bekas membagi peserta menjadi 7 kelompok dengan anggota 4 orang. Yawana sebagai instruktur kegiatan pendampingan memotivasi peserta untuk tidak takut berkreasi. “Jangan takut untuk mencoba kombinasi baru. Misalnya, botol plastik bisa dibentuk sedemikian rupa lalu dihias dengan lapisan cat berwarna agar tampil lebih menarik,” ucapnya sambil menunjukkan contoh hasil karyanya.

Sementara itu, Siti peserta PKK merasa senang mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan ini. “Ternyata barang-barang bekas di rumah bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan indah. Ini menjadi pengalaman baru bagi saya, dan saya pasti akan mencoba membuat lebih banyak lagi di rumah,” ujarnya dengan senyum bangga.

Menurut Wahyu Wulansari mahasiswa KKN Unisnu sekaligus instruktur mendampingi Yawana menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dengan melakukan langkah kecil. “Dengan menyulap barang bekas, kita bisa mengurangi sampah dan membantu menjaga lingkungan. Langkah kecil ini bisa berdampak besar jika dilakukan secara terus-menerus,” pungkasnya.

Alvaros/Wiwik KKN Unisnu ke-XVII Desa Ngabul

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

YAPTINU Jepara Serahkan Enam Mobil Baru untuk Mendukung Operasional UNISNU

18 September 2026 - 10:23 WIB

UNISNU Jepara Resmikan Gedung Pascasarjana Kampus 2, Perkuat Infrastruktur Pendidikan

18 September 2026 - 10:15 WIB

Trending di Kabar