Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

IPNU-IPPNU · 9 Okt 2019 08:47 WIB ·

Lima Prinsip Mabadi’ Khaira Ummah yang Harus Dipahami IPNU IPPNU


 Lima Prinsip Mabadi’ Khaira Ummah yang Harus Dipahami IPNU IPPNU Perbesar

Kemah Kebangsaan dan Gelar Kebudayaan CBP – KKP Jepara.

nujepara.or.id – Melalui kegiatan-kegiatan positif seperti Kemah Kebangsaan dan Gelar Kebudayaan kader IPNU-IPPNU diharapkan bisa memahami salah satu tujuan didirikannya organisasi Nahdlatul Ulama Yaitu Mabadi’ Khaira Ummah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua PCNU Jepara, K. Ahmad Hilaludin dalam kegiatan kemah kebangsaan dan gelar kebudayaan yang diselenggarakan DKC CBP IPNU dan KPP IPPNU Kabupaten Jepara di MTs Miftahul Huda Bulungan Pakis Aji Jepara pada Ahad (6/10/19) malam.

Dalam kesempatan itu hadir Plt Bupati Jepara H. Dian Kristiandi, Direktur Pascasarjana Unisnu Dr. H. Barowi, Kasatbimnas Polres Jepara, Kepala MTs Miftahul Huda Bulungan M. Rodhi, M.Pd., dan ratusan kader IPNU-IPPNU Se-kabupaten Jepara.

Lebih lanjut ia menjelaskan, lima prinsip mabadi khaira ummah harus dipahami dan diaplikasikan oleh kader IPNU-IPPNU. “Pertama Assdiqu, kejujuran atau transparan. Apa yang dikatakan dan diperbuat harus sama,” katanya.

Kemudian yang kedua adalah al amanah, dapat dipercaya. “Jadilah kader yang dapat dipercaya. Kalian jadi pengurus IPNU IPPNU merupakan amanah, maka dari itu kalian harus bisa menjadi pengurus yang baik, sehingga bisa memberi manfaat untuk orang banyak,” tambahnya.

Yang ketiga adalah al adalah, adil, artinya adil terhadap diri sendiri maupun kepada orang lain. “Tidak memandang teman atau musuh, kalau memang salah ya bilang salah,” tegasnya.

Selanjutnya adalah at ta’awun, tolong menolong. Saling membantu satu sama lain. “Sifat ta’awun harus kita tanamkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka kita berhadapan dengan siapa pun, kita harus saling tolong menolong,” terangnya.

Yang terakhir adalah al istiqamah, ketika memiliki perilaku dan pendapat yang baik, maka harus kita pertahankan. “Selama kader IPNU IPPNU istiqamah melakukan kegiatan positif seperti ini, insya’allah NU dan bangsa Indonesia ke depan akan semakin baik,” tandasnya. (Wafa)

Artikel ini telah dibaca 357 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar