Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Hujjah Aswaja · 31 Mar 2024 03:05 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (20)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (20) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Nadhom
(13)

Innittahamtu Nashihasy Syaibi fi ‘Adzaliy # Wasy Syaibu Ab’adu fi Nushhin ‘Anittuhami

Hai Sail dan Nashih !!! Jangankan hanya nasehatmu yg aku abaikan, siapa pun yg menasehatiku pasti aku abaikan artinya aku tidak percaya dan menurutinya. Karena sesungguhnya aku menyangka nasehat hanya usang (uban putih) dan celaan tanpa arti bagiku orang yg sudah jatuh cinta. Makna uban putih itu nasehat yang jauh dari kenyataan. Sedemikian itu pun aku tidak pernah percaya dan mengikuti nasehat orang yang sudah sangat tua yaitu orang yang sudah dekat ajal kematian maupun sudah mati yang masih merasa muda. Karena tdk mengakui sdh tua tapi masih merasa muda. Karena masih merasa muda maka menggampangkan melakukan kemaksiatan.


Maka sepertinya dia (orang tua) berkata;
Hai bani adam sudah dekat ajal dan matimu maka bertaubat lah dan berbakti lah kepada Gusti Allah SWT Robbil ‘Alamin. Karena kamu akan meninggal dunia. Itu pun aku tidak mengikuti nasehatnya apa lagi nasehatnya hai kamu sail dan nasih sudah pasti aku abaikan.

Adapun ucapan syech al Bushiriy yg seperti itu krn tawadhu’ kpd dirinya sendiri karen syech al Bushiriy pada dasarnya mengikuti nasehat orang tua sepuh. Mengikutinya diimplementasikan dalam Mujahadah fi Tho’atillah Subhanahu Wa Ta’ala. Atau syech al Bushiriy memberikan perumpamaan atas simbol kepada yang diajak bicara yang semua pembaca supaya mengikuti dan mempercayai nasehatnya orang tua.

Karena datangnya orang tua yang diutus untak menasehati anak adam itu sepertinya berkata;
Hai anak adam !!! Aku ini utusannya Gusti Allah SWT Robbul ‘Alamin yang diutus untuk menasehati kalian semua. Jika kamu sudah dekat kematian dan ajalmu maka kalian harus mempersiapkan bekal kematian karena kalian akan masuk kubur boleh jadi mendapat ni’mat atau adzab. dan kalian semua akan dihisab di padang mahsar yaitu fariqun fil Jannah wa fariqun fissa’ir. Adakah kalian tidak memahami kondisi seperti ini?


Sesungguhnya padi di sawah itu sudah kondisi memutih/menguning maka menunjukkan akan di panen. Dan pendapat sebagian para Ulama Mufassir dalam memaknai ayat “Wajadakumun Nadzir” yaitu nadzir itu putihnya rambut. Apabila sudah tiba putihnya rambut tetapi tidak mujahadah didalam ibadah kepada Gusti Allah SWT maka tdk diterima udzurnya.

Adapun faidah dua bait ini adl jika kamu menginginkan kpd seseorang di dalam perkara yg halal menurut syara’ sedangkan kamu tdk berani mengutarakannya krn malu atau krn takut maka tulis lah dua bait ini di atas piring tembaga pada saat muncul bintang zuhroh hari jumat jam 06.00 pagi kemudian di lebur dg air hujan lalu minum lah maka insya Allah mampu mengutarakan dan hasil maksud dan tdk takut dg seseorang. Amin Amin Amin

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh. Amin Amin Amin

Bersambung.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja