Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Hujjah Aswaja · 3 Apr 2024 05:06 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (23)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (23) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Lanjutan syarah Nadhom (15.1)

Dan disebutkan di sebagian kitab kitab bahwa Gusti Allah SWT itu menpunyai Malaikat yang bertugas setiap hari memanggil manggil; Ya Abnaal Khomsina Zarri' Dana Hashoduhu. Ya Abnaassittina Halummuu Ilal Hisabi. Ya Abnaassab'ina madza qodimtum wa madza akhkhortum. Ya Abnaatstsamanina la ‘Udzro lakum laital kholqu lam yakhluqu wallaitahum idza khyliquu ‘alimuu limadza khuluquu ila akhirihi sanpai Kalamu Ruhul Bayan.


Saat orang yang berambut putih itu sudah berumur 50 tahun yg disebut di dalam sebagian hadits bahwa manakala Gusti Allah SWT menginginkan matinya dalam kebaikan dan iman maka Gusti Allah SWT mengutus Malaikat untuk menjaganya sampai akan tiba saatnya mati dengan membingbingnya kepada jalan jalan yang benar dan memudahkan untuk melakukannya sesuai dengan syari’at. Setelah tiba waktu kematiannya, malaikat menungguhinya diatas kepalanya seraya membaca; Ya Ayyatuhannafsul muthmainnah ila akhiri sampai pada Ila Maghfirotim Minallahi wa Ridwanin. Seketika orang tersebut senang Liqoillah dan Gusti Allah SWT kpd Liqoihi.


Sebaliknya, saat Gusti Allah SWT menginginkan kematian seseorang mati su`ul khotimah maka Gusti Allah SWT mengutus syaithon untuk menyesatkan orang tersebut sampai tiba ajalnya. Dan ketika tiba ajalnya syaithon menungguhinya seraya membaca malakul mauti ya ayyatuhannafsul khobitsah ila ahiri sampai pada ila sakhoti Minallah wa Ghodhobin. Saat itu ruhnya menyebar dan tindak mau keluar dari jasadnya. Yang terjadi adalah orang itu membenci Gusti Allah SWT dan Gusti Allah SWT pun membencinya.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

Bersambung.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja