Menu

Mode Gelap
Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini Rajab, Saatnya “Mremo” Amal Kebaikan di Bulan yang Mulia Bahtsul Masail Tingkat Mahasiswa Se-Jawa Tengah digelar di UNISNU, Soroti Kontroversi Terkait Hukum dan Politik

Interaktif Ramadan · 3 Apr 2023 23:17 WIB ·

Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik


 Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik Perbesar

nujepara.or.id – Hari kelima kajian Ramadhan yang bertajuk Ngaji Bareng 5 Pilar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tahunan membahas materi akhlak atau tasawuf. Tema ini dibahas oleh Kiai Amiruddin, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Tahunan di Mushola Kantor Kecamatan Tahunan Jepara, Senin (3/4/2023)

Kiai Amir, panggilan Amiruddin, membacakan Kitabul Arbain fi Ushuliddin karya Imam Al Ghazali, khususnya pada bab fi al qiyam bi huquq al muslimin wa husni al shuhbah  ma’ahum. Menurut Al Ghazali, sebagaimana dikutip Kiai Amir, manusia hidup di atas dunia ini ada kalanya hidup sendirian dan ada kalanya harus hidup bermasyarakat.

“Baik hidup sendirian sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat, manusia mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk bersikap yang baik dan senantiasa berusaha melakukan hal yang baik,” terang Kiai Amir.

Menurut alumni pondok pesantren Ma’hadul Ulum Asy Syariyyah (MUS) Sarang Rembang ini, sikap seseorang yang hidup dengan masyarakat umum, ada tiga tingkatan. Tingkatan pertama, dan ini tingkatan yang terendah, ia harus mampu menahan dirinya dari membuat orang lain resah, membuat orang lain terganggu.

“Sikap kedua yang merupakan tingkatan berikutnya adalah ia mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan mampu berkontribusi untuk  kebaikan,” lanjut Kiai Amir yang juga Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PCNU Jepara ini.

Selanjutnya Kiai Amir menuturkan bahwa tingkatan ketiga, di atas keduanya adalah ia mampu menahan diri dari halangan atau gangguan dari orang lain bahkan membalasnya dengan melakukan kebaikan terhadap mereka.

“Dalam konteks sebagai pelayan publik, kita perlu memahami maqalah Al Ghazali sebagai upaya memberi kemanfaatan bagi masyarakat, karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi manusia yang lain, khairun naas anfa’uhum lin naas,” terang Kiai Amir yang tinggal di Krapyak Tahunan Jepara.

Camat Tahunan Nuril Abdillah, S.STP, MM yang hadir dalam Ngaji Bareng Bersama unsur Polsek Tahunan dan Koramil 11/Tahunan menyambut baik materi akhlak/ tasawuf yang disampaikan Kiai Amir.

“Kami sebagai pelayan publik di tingkat kecamatan Tahunan sangat mengapresiasi materi Kiai Amir. Kami berusaha untuk menerapkan good government dan clean governance melalui Gerakan ASN ber-AKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” tutur Nuril. (ZA)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gus Dur di Mata Mereka, Kelenteng Bikin Ruang Perhormatan, Kristen Sebut Just Peace Viral di Eropa

6 Januari 2026 - 10:09 WIB

Ini 3 Agenda Harlah NU, Mulai dari Haul Gus Dur Hingga Muskercab, Bakal Dihadiri Ribuan Orang

5 Januari 2026 - 10:09 WIB

Hadir di Lirboyo, Gus Yahya: Islah PBNU Telah Tercapai Disini

25 Desember 2025 - 19:49 WIB

Rajab, Saatnya “Mremo” Amal Kebaikan di Bulan yang Mulia

21 Desember 2025 - 19:55 WIB

Ustadz Miqdad Sya'roni

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat NU Bangsri Periode 2025-2030

21 Desember 2025 - 19:34 WIB

Hj. Nur Istiqlaliyah Kembali Nahkodai Muslimat Bangsri

Bahtsul Masail Tingkat Mahasiswa Se-Jawa Tengah digelar di UNISNU, Soroti Kontroversi Terkait Hukum dan Politik

17 Oktober 2025 - 10:16 WIB

Trending di Headline