Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Interaktif Ramadan · 3 Apr 2023 23:17 WIB ·

Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik


 Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik Perbesar

nujepara.or.id – Hari kelima kajian Ramadhan yang bertajuk Ngaji Bareng 5 Pilar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tahunan membahas materi akhlak atau tasawuf. Tema ini dibahas oleh Kiai Amiruddin, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Tahunan di Mushola Kantor Kecamatan Tahunan Jepara, Senin (3/4/2023)

Kiai Amir, panggilan Amiruddin, membacakan Kitabul Arbain fi Ushuliddin karya Imam Al Ghazali, khususnya pada bab fi al qiyam bi huquq al muslimin wa husni al shuhbah  ma’ahum. Menurut Al Ghazali, sebagaimana dikutip Kiai Amir, manusia hidup di atas dunia ini ada kalanya hidup sendirian dan ada kalanya harus hidup bermasyarakat.

“Baik hidup sendirian sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat, manusia mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk bersikap yang baik dan senantiasa berusaha melakukan hal yang baik,” terang Kiai Amir.

Menurut alumni pondok pesantren Ma’hadul Ulum Asy Syariyyah (MUS) Sarang Rembang ini, sikap seseorang yang hidup dengan masyarakat umum, ada tiga tingkatan. Tingkatan pertama, dan ini tingkatan yang terendah, ia harus mampu menahan dirinya dari membuat orang lain resah, membuat orang lain terganggu.

“Sikap kedua yang merupakan tingkatan berikutnya adalah ia mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan mampu berkontribusi untuk  kebaikan,” lanjut Kiai Amir yang juga Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PCNU Jepara ini.

Selanjutnya Kiai Amir menuturkan bahwa tingkatan ketiga, di atas keduanya adalah ia mampu menahan diri dari halangan atau gangguan dari orang lain bahkan membalasnya dengan melakukan kebaikan terhadap mereka.

“Dalam konteks sebagai pelayan publik, kita perlu memahami maqalah Al Ghazali sebagai upaya memberi kemanfaatan bagi masyarakat, karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi manusia yang lain, khairun naas anfa’uhum lin naas,” terang Kiai Amir yang tinggal di Krapyak Tahunan Jepara.

Camat Tahunan Nuril Abdillah, S.STP, MM yang hadir dalam Ngaji Bareng Bersama unsur Polsek Tahunan dan Koramil 11/Tahunan menyambut baik materi akhlak/ tasawuf yang disampaikan Kiai Amir.

“Kami sebagai pelayan publik di tingkat kecamatan Tahunan sangat mengapresiasi materi Kiai Amir. Kami berusaha untuk menerapkan good government dan clean governance melalui Gerakan ASN ber-AKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” tutur Nuril. (ZA)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar