Menu

Mode Gelap
Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Interaktif Ramadan · 3 Apr 2023 23:17 WIB ·

Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik


 Ngaji Posonan MWC Tahunan, Kiai Amir Tekankan Pentingnya Maqalah Al Ghazali untuk Kemanfaatan Publik Perbesar

nujepara.or.id – Hari kelima kajian Ramadhan yang bertajuk Ngaji Bareng 5 Pilar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Tahunan membahas materi akhlak atau tasawuf. Tema ini dibahas oleh Kiai Amiruddin, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Tahunan di Mushola Kantor Kecamatan Tahunan Jepara, Senin (3/4/2023)

Kiai Amir, panggilan Amiruddin, membacakan Kitabul Arbain fi Ushuliddin karya Imam Al Ghazali, khususnya pada bab fi al qiyam bi huquq al muslimin wa husni al shuhbah  ma’ahum. Menurut Al Ghazali, sebagaimana dikutip Kiai Amir, manusia hidup di atas dunia ini ada kalanya hidup sendirian dan ada kalanya harus hidup bermasyarakat.

“Baik hidup sendirian sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat, manusia mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk bersikap yang baik dan senantiasa berusaha melakukan hal yang baik,” terang Kiai Amir.

Menurut alumni pondok pesantren Ma’hadul Ulum Asy Syariyyah (MUS) Sarang Rembang ini, sikap seseorang yang hidup dengan masyarakat umum, ada tiga tingkatan. Tingkatan pertama, dan ini tingkatan yang terendah, ia harus mampu menahan dirinya dari membuat orang lain resah, membuat orang lain terganggu.

“Sikap kedua yang merupakan tingkatan berikutnya adalah ia mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan mampu berkontribusi untuk  kebaikan,” lanjut Kiai Amir yang juga Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PCNU Jepara ini.

Selanjutnya Kiai Amir menuturkan bahwa tingkatan ketiga, di atas keduanya adalah ia mampu menahan diri dari halangan atau gangguan dari orang lain bahkan membalasnya dengan melakukan kebaikan terhadap mereka.

“Dalam konteks sebagai pelayan publik, kita perlu memahami maqalah Al Ghazali sebagai upaya memberi kemanfaatan bagi masyarakat, karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi manusia yang lain, khairun naas anfa’uhum lin naas,” terang Kiai Amir yang tinggal di Krapyak Tahunan Jepara.

Camat Tahunan Nuril Abdillah, S.STP, MM yang hadir dalam Ngaji Bareng Bersama unsur Polsek Tahunan dan Koramil 11/Tahunan menyambut baik materi akhlak/ tasawuf yang disampaikan Kiai Amir.

“Kami sebagai pelayan publik di tingkat kecamatan Tahunan sangat mengapresiasi materi Kiai Amir. Kami berusaha untuk menerapkan good government dan clean governance melalui Gerakan ASN ber-AKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” tutur Nuril. (ZA)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar