Menu

Mode Gelap
Solusi Praktis Bayar Zakat Fitrah via Online, Begini Penjelasannya Zakat Fitrah di Era Digital: Bolehkah Membayar Secara Online? Momen GP Ansor Ranting Demangan Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran UPZ Unisnu Jepara Sukses Kelola Dana Zakat dan Infaq Rp 1,2 Miliar, Dimaksimalkan untuk Beasiswa, Modal Usaha Hingga Bantu Warga Kurang Mampu PCNU Jepara Terus Genjot Pembangunan RSU Aseh, Ini Pesan Ketua Umum Yaseha

Esai · 8 Mei 2023 09:01 WIB ·

Ngaji Tematik : Banyak Pintu Meraih Sukses


 Ngaji Tematik : Banyak Pintu Meraih Sukses Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni*

nujepara.or.id – Dalam menggapai suatu tujuan, kita membutuhkan strategi yang jitu sebagaimana strategi Nabi Ya’kub AS yang di rekam di dalam Al-Qur’an.

“Waqola, Ya Baniyya la tadkhulu min babin wahidin, wadkhulu min abwabin mutafarriqotin,”

Di dalam merencanakan strategi untuk meraih maqsud atau tujuan tertentu, kita harus memiliki strategi yang apik sebagaimana Nabi Ya’kub memberikan strategi kepada anak anaknya saat memasuki kota mesir mencari saudaranya Yusuf yang hilang agar tidak masuk kota hanya melalui satu pintu tapi harus berpencar melalui pintu yang berbeda beda.

Sungguh, strategi diatas merupakan sebuah ‘ibroh’ bahwa saat kita akan merencanakan sesuatu untuk meraih maqsud atau tujuan tertentu harus menggunakan strategi yang matang dan berlapis lapis bukan hanya menggunakan satu strategi.

Dari sana, kita juga harus sadar dan paham dalam hal “cara berdakwah” yaitu bukan atas methode dan strategi “satu doktrin” kebenaran tapi harus menggunakan beragam metode yang disesuaikan dengan kondisi sosio-kultural yang ada dalam masyarakat.

Sekarang ini kita lihat banyak dari kita “memaksakan” methode dakwah yang kita miliki seakan akan “paling jitu” dengan menafikan methode dakwah orang lain bahkan sampai “mengkafirkan” metode dakwah orang lain.. karena kita tidak bisa membedakan antara methode dan tujuan.

Contoh yang sering kita baca dan dengar dari para pendakwah adalah “keseringannya” ngomongin bidengah, syirik dan lain lain terhadap “methode” dakwah yang sudah banyak membudaya dimasyarakat seperti perayaan Maulid, padahal perayaan Maulid itu adalah salah satu methode atau cara bagaimana mengajak orang senang membaca sholawat.

Jadi perayaan Maulid adalah salah satu methode sedangkan tujuannya adalah satu yaitu bersholawat dan cinta mahabbah kepada Kanjeng Nabi Muhammad Rosulillah SAW. Dan tentunya banyak methode methode lain untuk tujuan bershalawat dan cinta mahabbah kepada Kanjeng Nabi Muhammad Rosulillah SAW.

Beragamnya “cara berdakwah” ini lah yang justru menjadikan “ber-agama” semakin kaya dengan nuansa nuansa yang indah, enjoy, renyah dan bahagia sehingga orang melihat agama bukan sebagai “momok” yang “seram” dan “menakutkan” akan tetapi agama sebagai penyejuk dahaga jiwa yang manusiawi, menyenangkan dan sesuai dengan realitas sosial budaya yang ada di masyarakat.

Semoga Gusti Allah SWT memberikan pencerahan bagi kita untuk memahami beragamnya methode dakwah sehingga kita lapang dada dan nyegoro terhadap realita kehidupan. Aamiin Aamiin Aamiin..

*Sekretaris Pengurus Syu’biyah Jatman Jepara

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Solusi Praktis Bayar Zakat Fitrah via Online, Begini Penjelasannya

30 Maret 2025 - 10:06 WIB

Zakat Fitrah di Era Digital: Bolehkah Membayar Secara Online?

29 Maret 2025 - 10:55 WIB

Momen GP Ansor Ranting Demangan Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 23:43 WIB

UPZ Unisnu Jepara Sukses Kelola Dana Zakat dan Infaq Rp 1,2 Miliar, Dimaksimalkan untuk Beasiswa, Modal Usaha Hingga Bantu Warga Kurang Mampu

25 Maret 2025 - 19:01 WIB

Pengurus UPZ Unisnu Jepara menyampaikan laporan tahunan 2024 dan laporan akhir masa khidmah (2020-2025) kepada jajaran Yaptinu Jepara, Senin (24/3/2025).

PCNU Jepara Terus Genjot Pembangunan RSU Aseh, Ini Pesan Ketua Umum Yaseha

23 Maret 2025 - 15:46 WIB

Gus Nasrul: Banyak Penceramah Agama Yang Wajib Diceramahi

19 Maret 2025 - 10:47 WIB

Gus Nasrul saat menyampaikan mauidhoh hasanah di Masjid Agung Baitul Makmur Jepara.
Trending di Kabar