Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 26 Jul 2016 05:46 WIB ·

Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa


 Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa Perbesar

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam


JEPARA – PCNU Jepara melantik pengurus Ranting NU Desa Bringin Kecamatan Batealit masa khidmah 2015-2020, Senin (25/7) malam.  Pelantikan dilaksanakan di Balai Desa Bringin dihadiri para pengurus NU dan badan otonom tingkat cabang, pengurus MWC NU juga camat Batealit dan warga Desa Bringin.
Ketua Tanfidziyah PCNU KH Hayatun Abdullah hadziq (Gus Yatun) melantik pengurus baru tersebut, disaksikan pula Camat Bringin Bambang Lelono.
Kegiatan yang dikemas dalam acara  halalbihalal ini juga melantik pengurus badan otonom NU yaitu  Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU, IPNU dan IPPNU Ranting Desa Bringin yang dilaksanakan oleh masing-masing pimpinan cabang kedua Banom tersebut.
Ahmad Rifa’i, ketua Tanfidziyah NU Ranting Bringin, dalam sambutannya mengatakan, selama20 tahun lebih warga NU tidak ada yang mengurus. Dia mengharapkan kehadiran PCNU mampu mendukung pengurus yang baru untuk lebih semangat dalam berkiprah di masyarakat.
Sedangkan Penjabat Petinggi Bringin, Abdul Syukur, menyambut baik kepengurusan NU ini. Dia mengajak pengurus NU dan banomnya aktif terlibat dalam proses pembangunan Desa Bringin. Hal senada juga disampaikan oleh Camat Batealit Bambang Lelono. Karena alokasi anggaran untuk desa yang besar dibutukan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan. Sehingga hasil dari penyerapan anggaran ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Gus Yatun merasa bangga atas kesadaran berorganisasi warga NU Desa Bringin. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran ini tidak akan terbentuk kepengurusan NU dan banomnya. “Tidak ada di dunia ini organisasi yang ngurusi warganya sejak sebelum lahir sampai meninggal di dunia selain jamiyah NU,” kata Gus Yatun.
Ia juga mengajak para orang tua agar mengenalkan NU kepada anak-anak. Karena benteng akidah ahlussunnah wal jamaah di negeri ini salah satunya adalah NU. “Jika anak-anak tidak kenal NU maka jangan harap nanti ada yang mengirim Surat Alfatihah, mendoakan saat orang tuanya semua di alam kubur,” ucapnya.
Kegiatan di Bringin ini diakhiri pengajian umum dalam rangka halalbihalal, menghadirkan KH Abdul Wahid dari Pati. (Ulul Abshor/ms)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar