Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Bahtsul Masail · 6 Apr 2026 12:18 WIB ·

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng


 LBM NU Jepara Perbesar

LBM NU Jepara

nujepara.or.id- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) akan kembali menggelar forum batsul masail. Forum diskusi hukum Islam untuk merespons isu-isu aktual, keagamaan, dan sosial-politik ini rencananya akan dilaksankan pada 20 April 2026 mendatang.

Pada perhelatan ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara yang akan menjadi tuan rumah acara. Seperti diketahui, forum bahtsul masail adalah tradisi keilmuan kalangan pesantren dengan pendekatan ilmiah yang bertujuan memecahkan masalah baru (waqi’ah) maupun masalah lama (mauquf) dengan merujuk pada kitab kuning (turats)

Menurut informasi, PCNU Jepara ditunjuk sebagai tuan rumah pada putaran ke- 5 bahtsul masail tingkat Jateng setelah sebelumnya kegiatan serupa pernah digelar di Kudus, Wonosobo, Banyumas serta Pekalongan.

Untuk memastikan kesiapan tuan rumah, rencananya PWNU Jateng beserta pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Jateng akan checking lokasi kegiatan.

“Insyaallah Selasa besok (7/4/2026) kami akan memastikan persiapan panitia lokal”, ujar Ahmad Fathkur Rohman Sekretaris PWNU Jateng dalam zoom meeting bersama panitia lokal (PCNU Jepara) Minggu, (5/4/2026).

“Kami akan memastikan sarana dan prasarana tempat kegiatan, serta fasilitas yang disediakan oleh tuan rumah. Karena selain dihadiri dari 36 PCNU di Jateng, juga akan dihadiri kiai-kiai dari jajaran Syuriah dan Tanfizdiyah”, lanjut Fatkhur.

“Perkiraan Tim PWNU (Syuriyah, Tanfidziyah, dan LBM): kurang lebih 20–30 orang, utusan PCNU: 36 cabang × 4 orang, jadi total peserta: kurang lebih 200–250 orang”, tandasnya.

Sementara itu, Ketua LBM NU Jateng, Muhammad Faeshol, juga ikut memastikan hal-hal tekhnis terkait dengan jalannya acara. “Term of Reference (ToR) sudah kami sampaikan kepada PCNU Jepara, pembukaan acara diharapkan berlangsung sederhana agar jalsah dapat dimulai paling lambat pukul 09.30 WIB”, ujar pria yang akrab disapa Gus Faeshol.

“Jadwal kegiatan diharapkan simpel, efektif, dan efisien, fasilitas ruang istirahat (transit) perlu disiapkan secara optimal, yang perlu diingat juga space/lapak untuk memamerkan kitab-kitab karya ulama Jawa Tengah”, cetusnya.

Dalam laporannya, Panitia pelaksana Bahtsul Masail yang diwakili oleh Ahmad Sahil menyampaikan bahwa panitia lokal telah dibentuk oleh PCNU Jepara untuk menyambut tamu-tamu yang akan hadir.

“Sarana dan prasarana sudah kami persiapkan sebaik mungkin. Acara akan kami selenggarakan di gedung PCNU Jepara”, kata Gus Sahil panggilan akrabnya.

Gus Sahil juga menyampaikan persiapan terkait dengan acara seperti Konsumsi, ruang sidang utama, tempat transit VIP, tempat parkir, mikrofon, serta fasilitas para peserta sudah disiapkan jauh-jauh hari.

“Acara ceremony dalam pembukaan serta sambutan nanti akan disampaikan langsung oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo”, pungkas Gus Sahil. (red)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Trending di Budaya