Menu

Mode Gelap
Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

Kabar · 27 Agu 2019 00:02 WIB ·

Plt. Bupati: Fatayat NU Harus Miliki Daya Saing


 Plt. Bupati: Fatayat NU Harus Miliki Daya Saing Perbesar

Gebyar Agustus PC Fatayat NU Kabupaten Jepara. (Teks/ Foto: Diskominfo Jepara)

nujepara.or.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengajak Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jepara untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas agar memiliki daya saing dalam menghadapi industri 4.0 dan perkembangan teknologi.

Hal ini disampaikan Andi dalam kegiatan Gebyar Agustus pada Ahad (25/8/2019) di Alun-Alun II Jepara. Kegiatan yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Jepara juga dihadiri Wakapolres Jepara Kompol Pranandya Subiyakto, Ketua PCNU Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq.

Menurut Andi, perempuan sekarang berbeda dengan zaman dulu. “Di era sekarang perempuan harus berani bersaing dan memiliki kedudukan sama dengan laki-laki,” tegasnya seperti dilansir jepara.go.id.

Dengan memiliki kapasitas dan kualitas yang bagus, maka perempuan akan dapat mendukung kesejahteraan keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Jepara.

Memasuki revolusi industri 4.0, perempuan menghadapi tantangan baik sebagai seorang ibu atau pun sebagai tenaga kerja. Sebagai ibu, perempuan harus paham teknologi, karena anak di pelosok sudah memakai gawai. Peranan ibu sangat dibutuhkan dalam pengawasan tersebut.

Tidak hanya itu, perempuan harus mandiri secara ekonomi. Sehingga mampu membantu perekonomian keluarga. Kegiatan dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, dihadiri ribuan peserta dari Pimpinan Ranting, PAC, Pimpinan Cabang Fatayat se-Kabupaten Jepara.

Ketua PC Fatayat NU Jepara, Nanik mengungkapkan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kreativitas antar anggota di masing-masing ranting. Dalam kegiatan itu juga diawali senam bersama, festival tumpeng sebanyak 230 tumpeng, gerakan pungut sampah dan lomba fashion antar ranting.

“Di samping untuk menjalin tali silaturahim, kita manfaatkan untuk menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. (Sulis/Dian)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan
Trending di Kabar