Menu

Mode Gelap
Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

Kabar · 25 Feb 2020 13:51 WIB ·

Rajab, Bulan Mulia Berkesempatan “Mremo”


 Rajab, Bulan Mulia Berkesempatan “Mremo” Perbesar

Ilustrasi : jateng.idntimes.com

Salah satu bulan yang dimuliakan di antaranya bulan Rajab, di mana pada bulan ini Kanjeng Nabi Muhammad SAW diajak berwisata atau diberangkatkan Isra’ dan Mi’raj guna untuk berjumpa dengan Allah SWT. Bulan di mana diturunkan perintah Shalat bagi segenap umat Nabi Muhammad SAW.

Bulan yang sangat mulia, maka setidaknya kita ikut “Mremo” melakukan kegiatan dan aktivitas yang bertujuan untuk mensukseskan meramaikan bulan Rajab tersebut. Banyak kegiatan dan aktivitas yang bisa dilakukan, di antaranya dengan menjalankan puasa sunnah rajab, memperbanyak zikir shalawat dan melakukan amalan-amalan rajabiyah.

“Mremo” di bulan rajab tak lain mempunyai tujuan yang jelas, yang paling penting berdasarkan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT, mahabbah (menambah rasa cinta) kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW dan manusia adalah hamba yang bertugas untuk selalu menghamba dan memohon kepada sang pemberi ijabah.

Salah satu amalan di bulan rajab, harapannya memohon kepada Allah dengan washilah (perantara) doa para para Nabi Wali supaya ekonomi kuat, diberikan kelancaran rizki, dan  mengalir terus.

Amalan ini sebaiknya diamalkan di bulan rajab dan sebelum melaksanakannya sebaiknya disertai dengan melakukan puasa sunnah selama 3 hari.

Adapaun cara mengamalkan wirid dibaca setiap bakda Maghrib dan subuh,

 يا الله يا فتاح يا رحمن يا رحيم يا رزاق يا جامع

“Ya Allah Ya Fattah Ya Rohman Ya Rohim Ya Rozaq Ya Jami’ ” di baca 111x

Amalan ini disampaikan dalam majelis “Soko Jeporo”. Majelis rutin selapanan Seloso Kliwon di dukuh Tawar Desa Karanggondang Mlonggo Jepara Jawa Tengah, untuk diamalkan secara umum. Para jama’ah Soko Jeporo pun sudah terbiasa menjalankan amalan tersebut setiap bulan Rajab datang.

Masih ada kesempatan untuk menata hati dan niat untuk menyambut bulan yang mulia, yaitu bulan Rajab. Lebih lebih sebelum kita “mremo”, bersihkan hati, jiwa dan pikiran kita supaya kita menjadi hamba yang terus berusaha untuk meningkatkan skala prioritas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Semoga kita berkesempatan dan berjumpa dengan bulan rajab, sehingga keberkahan dan keridhoan selalu mengalir dalam jiwa kita untuk selalu bersemangat dan giat untuk terus meningkat taat kepada Allah Rasulullah sehingga diberikan selamat dunia dan akhirat. Amin. (Miqdad Sya’roni)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar