Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 20 Jun 2023 08:28 WIB ·

Rawat Kebhinekaan, Warung NKRI Kini Hadir di Jepara


 Rawat Kebhinekaan, Warung NKRI Kini Hadir di Jepara Perbesar

nujepara.or.id – Mendapatkan kunjungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), kini di Jepara telah resmi berdiri warung NKRI di sekitaran kawasan kota, tepatnya di Omah Jagong belakang Pos Lalulintas SCJ.

Kepala BNPT Komjen Pol. Prof. Rycko Amelza Dahniel yang sedianya hadir meresmikan, diwakilkan oleh Direktur Pencegahan pada BNPT Prof. Irfan Idris. Warung NKRI sendiri akronim dari Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Warung NKRI resmi dilaunching untuk umum pada Senin (19/6/2023). Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jepara, Lukito Sudi Asmoro beserta sejumlah tamu undangan.

Disini juga tersedia beragam pilihan menu makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Dan bisa kunjungi oleh masyarakat umum untuk nongkrong atau menikmati kuliner.

Baca Juga : BNPT Sambangi UNISNU, Tekankan Nasionalisme Untuk Ikut Jaga NKRI

Bagi para pecinta kopi, tersedia juga banyak varian kopi yang langsung diracik oleh barista.

Direktur Pencegahan pada BNPT Irfan Idris menjelaskan, konsep Warung NKRI ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme. Ini adalah bagian dari kotra-narasi yang ada dalam amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.

”Kita seluruh komponen bangsa harus melakukan kesiapsiagaan nasional, kontraderadikalisasi, dan deradikalisasi,” ujarnya.

Narasi-narasi kebangsaan dan nasionalisme disuguhkan ke pengunjung dalam tiap santapan menu hidangan. Termasuk ditransformasikan melalui dialog-dialog. Di tempat itu, mereka juga bisa berbelanja produk hasil UMKM setempat.

”Di sini tempat ngopi, ngeteh, untuk santai, dan sesekali nanti ada dialog-dialog kebangsaan,” tuturnya. Selain itu, nantinya Warung NKRI ini juga dapat dijadikan wadah untuk memberdayakan para mantan narapidana kasus terorisme atau keluarganya.

Bagi pemilik produk, mereka pun bisa menjualnya di sini. Hal tersebut sudah berjalan di beberapa daerah, bahkan ada yang dikelola oleh korban bom. Idris berharap, nantinya suguhan-suguhan di Warung NKRI ini dapat melahirkan daya cegah dan daya tangkal yang kolektif.

Itu demi menguatkan pertahanan bangsa dari paham radikalisme dan terorisme. Mengingat potensi ancaman dalam tahun politik.

”Kita harus tampil menjadi perekat di tengah bangsa agar jangan provokator itu merusak persatuan dan kearifan lokal,” kata dia

Dia meyakini bahwa masyarakat Jepara, memiliki gen yang mampu mengolah sesuatu menjadi indah. Hal ini, menurutnya, tercermin dari karya-karya seni ukir khas Jepara. Terutama sebagai anak bangsa yang memiliki Bhinneka Tunggal Ika.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar