Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Hujjah Aswaja · 2 Jul 2022 07:47 WIB ·

Rois Syuriah NU Bulungan Wafat Jelang Wukuf di Arafah


 Rois Syuriah NU Bulungan Wafat Jelang Wukuf di Arafah Perbesar

nujepara.or.id – Rois Syuriah NU Ranting Bulungan KH Mohammad Rodli Tamim Al Hafidz wafat saat menunaikan ibadah haji di Makkah Al Mukaromah, Jumat (1/7). Kyai Rodhi wafat jelang pelaksanaan wukuf di Arafah.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Insyaallah husnul khotimah. Beliau ini teman mondok saya di Banyuwangi. Semoga warga NU khususnya di Desa Bulungan bisa meneruskan perjuangan Kyai Rodhi,” kata Katib Syuriah PCNU Jepara Kyai Nashrullah Huda.

Jemaah haji Kabupaten Jepara semula 524 orang. Selain itu juga ada tiga orang Pembimbing Haji Daerah dan KBIHU. 
Dari jumlah itu, satu jemaah haji meninggal dunia sebelum berangkat. Sehingga masih 523 orang. Dan dengan meninggalnya Kyai Rodhi di Makkah, maka kini tinggal 522 jemaah dan 3 pembimbing daerah dan KBIHU.

Kepala Dinas Kesehatan Kabaupaten (DKK) Jepara dr Eko Cahyo Puspeno mengatakan dari laporan tim kesehatan, Kyai Rodli masih berinteraksi dengan istri pada Jumat pukul 02.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Saat itu, Kyai Rodhi ingin ke kamar mandi. Setelah itu, Kyai Rodhi tidur lagi tanpa keluhan.

“Pukul 2.35 WAS istri mengecek jamaah untuk ingatkan sholat. Namun jamaah sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar dr Eko dikutip dari Suara Merdeka.

Lalu, istri Kyai Rodhi melapor ke Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) kloter 3, pukul 2.38. TKH langsung merespon ke kamar jemaah dan memastikan tanda kematian, pupil midriasis 02.40 WAS.

Lalu, pada 02.45 WAS : TKH melapor ke EMT Sektor 4. Dan 02.47 WAS  EMT menuju ke kamar dan memastikan bahwa jemaah sudah meninggal. Setelah ada kepastian, kabar itu diteruskan ke sektor untuk mengurus administrasi kematian jemaah. Jenazah, dimakamkan hari itu juga di pemakaman Syaro’i, Makkah.

“Jemaah tersebut sudah ada indikasi terkena diabetes melitus (DM), sakit jantung, dan stroke,” ujarnya.

Petugas haji Kloter 3, KH Hisam Zamroni menambahkan, selama ini almarhum dikenal sebagai orang sangat baik. Sebelum meninggal, beberapa hari sebelumnya sudah pernah mendapatkan perawatan rumah sakit.

‘’Kami sangat kehilangan orang yang sangat baik. Beliau hafidz, banyak memberikan teladan yang baik dalam,’’ kata Hisam.
Menurut Hisam jelang pelaksanaan Wukuf di Padang Arafah, pihaknya selalu menekankan pesan agar jemaah melakukan persiapan. Tak kalah pentingnya menjaga kesehatan. 

“Mohon doanya dari agar jemaah haji asal Jepara mampu melaksanakan ritual ibadah dengan lancar. Dan kembali ke Tanah Air dengan selamat serta meraih haji yang mabrur,” harap Kyai Hisam. (MO).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar