Menu

Mode Gelap
Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

Kabar · 20 Jun 2023 14:04 WIB ·

RSU Anugerah Sehat Direspon Positif, 48 Orang Terdaftar Jadi Pewakaf Kamar


 RSU Anugerah Sehat Direspon Positif, 48 Orang Terdaftar Jadi Pewakaf Kamar Perbesar

nujepara.or.id – Antusiasme berbagai elemen masyarakat seiring pendirian RSU Anugerah Sehat (ASEH) di bawah naungan PCNU Kabupaten Jepara terus meningkat. Hanya dalam kurun waktu dua pekan, sudah ada 48 orang yang terdaftar sebagai pewakaf di RSU ASEH.

Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring peletakan batu pertama (groubreaking) RSU ASEH pada Sabtu (1/7/2023) nanti, yang rencananya juga akan dihadiri oleh Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan.

Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kabupaten Jepara, Kiai Ahmad Sahil mengungkapkan, jumlah orang yang mewakafkan hartanya untuk RSU ASEH semakin bertambah. Bahkan, sampai saat ini masih ada banyak pihak yang berkomunikasi dengan pihak yayasan untuk ikut sebagai pewakaf.

“Data kita per hari ini ada 48 pewakaf. Satu orang wakaf satu kamar,” ungkap Gus Sahil, panggilan akrabnya, Selasa (20/6/2023).

Baca Juga : BNPT Sambangi UNISNU, Tekankan Nasionalisme Untuk Ikut Jaga NKRI

Pihaknya menyebutkan, nominal wakaf kamar beragam mulai dari kamar standar hingga kelas VIP. Yakni mulai dari Rp 70 juta sampai Rp 100 juta per kamar.

Bahkan ada juga yang wakaf Rp 200 juta untuk ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) seperti yang dilakukan Nyai Azizah Amin Sholeh Bangsri Jepara. Bahkan ibu dari Kiai Nuruddin Amin (Gus Nung) ini langsung melunasi wakaf IGD RSU Aseh tersebut.

Gus Sahil menyampaikan, para pewakaf itu berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari pengasuh pondok pesantren, pengusaha, lembaga Askowanu, politisi sampai birokrat.

“Sementara ini yang paling banyak dari kalangan pengusaha,” sebutnya.

Antusiasme yang luar biasa itu melebihi ekspektasi panitia pembangunan. Pasalnya, awalnya pihak yayasan berniat membangun RSU ASEH sebagai rumah sakit tipe D dengan kapasitas 50 tempat tidur (bed). Namun, melihat banyaknya pewakaf, target 50 bed bakal segera terlampaui.

Meski begitu, kata Gus Sahil menambahkan masih ada bagian-bagian rumah sakit yang belum terdapat pewakafnya seperti ruang poli, instalasi IPAL dan musala.

“Bagi yang ingin titip wakaf bisa langsung ke pengurus Yayasan Anugerah Sehat atau PCNU Jepara. Pembayarannya bisa dicicil selama pembangunan berjalan. Tentunya sesuai ikrar awal,” jelas dia.

Pihaknya menambahkan, antusiasme yang luar biasa itu menunjukkan bahwa keseriusan PCNU Jepara dalam mendirikan RSU ASEH direspon positif oleh banyak pihak. Mereka meyakini bahwa dengan RSU ASEH itu, kesehatan masyarakat terutama warga Nahdliyyin di Jepara akan terlayani dengan baik oleh rumah sakit milik organisasinya sendiri.

“RSU Aseh menjadi salah satu simbol kebangkitan warga nahdliyin di Jepara pada abad kedua NU. Ini juga menjadi kontribusi nyata NU untuk warga Jepara khususnya bidang kesehatan,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth
Trending di Kabar