Menu

Mode Gelap
Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat Buku Kita : Ensiklopedia Karya Ulama Nusantara Buku Kita : Mawa’idh Qur’aniyyah Ulama Nusantara Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

Kabar · 25 Apr 2022 14:08 WIB ·

Sebanyak 162 Anak Yatim Mendapatkan Santunan dari YPM NU Kabupaten Jepara


 Sebanyak 162 Anak Yatim Mendapatkan Santunan dari YPM NU Kabupaten Jepara Perbesar

nujepara.or.id- Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM) NU Cabang Jepara menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada ratusan anak yatim di aula kantor YPM NU, Potroyudan Jepara, Minggu (24/4/2022). Acara diselenggarakan untuk menyantuni anak-anak yatim dan wujud cinta kepada mereka, sekaligus menggapai berkah di Bulan Suci Ramadan 1443 H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengurus Muslimat NU Cabang Jepara Noor Ainy, panitia dari pengurus YPM NU, perwakilan wali yatama, koordinaror tingkat kecamatan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Muslimat NU (IGTKMNU), serta perwakilan anak yatim dari beberapa kecamatan di Jepara.

Jumlah yatim yang disantuni ada 162 anak. Nama-nama mereka diusulkan oleh lembaga pendidikan anak usia dini di bawah naungan YPM NU Cabang Jepara. Secara teknis hari ini anak yatim yang hadir hanya perwakilan tiap kecamatan mengingat lokasi yang jauh. Selanjutnya proses pemberian santunan diamanahkan kepada koordinator IGTKM NU tingkat kecamatan.

Farida Ahmad, ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Cabang Jepara mengatakan sumber dana santunan yatama tahun ini berasal dari 51 donatur. Mereka berasal dari internal pengurus cabang muslimat NU sendiri, Basnaz Kabupaten Jepara, para kerabat dan relasi pengurus YPM NU, maupun dari kalangan pengusaha di Jepara.

Ia menjelaskan santunan yatama di Bulan Suci Ramadan ini adalah kali pertama. Sebelumnya kegiatan serupa diselenggrakan di Bulan Muharam. “Insyallah program ini akan menjadi program berkala. Karena sisa dana Yatama akan dimasukkan dalam rekening tersendiri untuk kemudian menjadi program baru, yakni “Pundi Yatama YPM NU,” jelas Farida Ahmad.

Panitia penyelenggara berharap rekening yatama ini nantinya sewaktu-waktu bisa diisi oleh para donatur dan para aghniya yang ingin bersedekah untuk anak yatim. Harapannya dari rekening Pundi Yatama YPM NU itulah bisa juga sewaktu-waktu untuk membantu kebutuhan pendidikan anak yatim yang bersekolah di lembaga pendidikan Muslimat NU.

Program bakti sosial ini bisa terus dilanjutkan sebagai bagian dari dukungan belajar dan mengaji bagi anak, khususnya untuk membahagiakan anak yatim yang bersekolah. Ketua PC Muslimat NU Cabang Jepara Noor Ainy juga berharap selain program yatama juga ada program yang mengawal minat anak pada tahfidz Alquran. “Program ini sudah selayaknya bisa diselenggarakan di sekolah TK/RA/TPQ Muslimat NU yang dipromotori oleh tim YPM NU. Ini dimaksudkan untuk memupuk rasa cinta Al quran sejak dini,” katanya.

Mamlukhah, salah satu ketua IGTKM NU Kecamatan Bangsri mengapresiasi kegiatan tersebut. Dalam kegiatan itu, Kecamatan Bangsri mendapat kuota 38 anak yatim yang mendapatkan santunan.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding

9 Februari 2026 - 16:31 WIB

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

3 Februari 2026 - 16:45 WIB

PBNU Luncurkan NU Harvest Maslaha, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Syariah

2 Februari 2026 - 22:06 WIB

PCNU Jepara Kembali Salurkan Bantuan, 1.400 Paket Sembako untuk Korban Bencana di Desa Tempur dan Kunir

2 Februari 2026 - 21:54 WIB

Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara

19 Januari 2026 - 14:36 WIB

Trending di Kabar