Menu

Mode Gelap
Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta Pintu di Ujung Perjalanan

Hujjah Aswaja · 31 Jul 2022 03:00 WIB ·

Semai Kader Falak, Lembaga Falakiyah Gelar Pelatihan di Kedung


 Semai Kader Falak, Lembaga Falakiyah Gelar Pelatihan di Kedung Perbesar

nujepara.or.id – Lembaga Falakiyah NU Jepara menggelar pelatihan Ilmu Falak di  MA Safinatul Huda Sowan Kidul Kedung, Jepara, Sabtu (30/7). Selain untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, kegiatan ini juga untuk menyemai bibit unggul kader-kader NU yang menguasai ilmu Falak di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Demak ini.

Pelatihan Ilmu Falak yang digelar Lembaga Falakiyah PCNu Jepara bekerjasama dengan MWC Kedung.

Pelatihan Ilmu Falak ini digelar bekerjasama dengan MWC NU Kedung. Peserta pelatihan ini beragam. Mulai dari pengurus ranting NU dan pelajar Madrasah Aliyah (MA) se-Kecamatan Kedung, hingga alumni prodi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu Jepara.

“Semoga kegiatan ini tak hanya menjaring namun juga bisa melahirkan sumber daya manusia andal bidang Ilmu Falak di Kecamatan Kedung,” kata Ketua Pengurus Lembaga Falakiyah PCNU Jepara, Hudi, S.H.I., M.S.I. 

Materi pelatihan ini veragam. Peserta tak hanya diajari teori namun juga langsung praktik di lapangan. Mulai dari menentukan arah kiblat menggunakan google earth, cara menggunakan aplikasi peta arah kiblat di gadget berbasis android hingga memaksimalkan bayangan matahari.

Kegiatan pelatihan kian gayeng saat sesi tanya jawab. Beragam pertanyaan dikemukakan para peserta. Mulai dari  perbedaan awal ramadan, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Termasuk mengapa ada perbedaan waktu hari raya umat Islam itu antara di Indonesia dengan Saudi Arabia.

“Pertanyaan ini mungkin juga mewakili yang ditanyakan banyak orang. Pertanyaan itu bisa dijawab dengan pendekatan Ilmu Falak,” tutur Hudi yang juga Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu Jepara ini.

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar