Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 22 Jan 2019 02:54 WIB ·

Unisnu Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana alam


 Unisnu Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana alam Perbesar

Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Desa Sumberejo, Kecamatan Donorojo, dan korban tanah longsor di Desa Kunir Kecamatan Keling, Minggu (20/1/2019). Penyerahan bantuan dilaksanakan oleh Wakil Rektor II Drs H Hendro Martojo MM, Kabiro 3 Unisnu Jepara, Drs Suliyono MM, didampingi beberapa staff, ketua I Lembaga Penanggulangan Bencana dan perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Jepara (LPBI NU) Fatchur Rohman MPd MSi dan juga Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisnu Jepara.

Hendro Martojo mengungkapkan bantuan yang disalurkan berasal dari keluarga besar Unisnu dan Mahasasiwa. Bantuan tersebut meliputi barang kebutuhan pokok dan perlengkepan mandi. “Jenis bantuan yang diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor. Ini sebagai tanda peduli Unisnu terhadap korban bencana di Jepara” Jelasnya

Selain memberikan bantuan, Hendro dan tim dari Unisnu Jepara juga meninjau langsung daerah terdampak bencana, yakni di Desa Sumberejo dan Desa Kunir.

Bantuan yang disalurkan Unisnu Jepara bersumber dari donasi sivitas akademika Unisnu dan masyarakat Jepara yang dikumpulkan oleh BEM Universitas., “Semoga masyarakat tetap bersemangat dan sabar atas bencana yang menimpa. Masyarakat juga diharapkan untuk semakin waspada dengan kondisi bencana yang terjadi di lingkungannya,” ujar Ketua LPBI NU yang juga Dosen Unisnu Jepara Fatchur Rohman.

Desa Sumberejo diterjang banjir bandang belum lama ini. Banyak warga terdampak banjir bandang yang mengalami kerugian. Sedangkan untuk masyarakat Desa Kunir, sebanyak 5 KK terkena dampak longsoran. Sebagian pemukiman di desa Kunir berada di kemiringan yang cukup curam sehingga rawan terhadap bencana Longsor.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar