Menu

Mode Gelap
35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Kabar · 30 Mar 2019 07:05 WIB ·

Wejangan Cak Nun Dalam Menghadapi Pemilu


 Wejangan Cak Nun Dalam Menghadapi Pemilu Perbesar

nujepara.or.id – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas. Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan.

Ihwal pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam rangka peresmian gedung baru Mapolres Kabupaten Jepara, Jumat (29/3) malam.

Budayawan asal Yogyakarta yang akrab disapa Cak Nun itu membuka sinau malam itu dengan narasi optimisme dalam menghadapi pemilu mendatang. “Pemilu hanya soal mencari pemimpin ideal yang mampu menyatukan bangsa. Jadi, tidak perlu kita saling berseteru. Pilihlah sesuai hati Anda masing-masing. Setelah itu perjuangkanlah bangsa ini agar tetap menjadi bangsa yang hebat dan kuat,” katanya usai menyapa masyarakat yang memenuhi halaman Polres itu.

Secara khusus, Cak Nun juga mendorong masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu memahami kekayaan kebudayaan bangsa. Sebab dengan itulah capres yang nantinya terpilih akan bisa bisa menghadapi tantangan-tantangan yang berat di masa-masa mendatang.

Selain itu, dia juga berpesan kepada masyarakat supaya memilih pemimpin yang mau dan mampu memahami kelemahan dan kekurangan bangsa. Karena dengan memahaminya, pemimpin yang akan datang bisa memperhitungkan langkah-langkah untuk menghadapi bangsa-bangsa lain.

Pesan lain yang juga mengemuka dalam sinau malam itu adalah masyarakat harus ekstra berhati-hati dan bersabar dalam lima bulan kedepan (April-Oktober). Sebab, Cak Nun memprediksi akan ada guncangan sosial-politik yang akan menerpa Indonesia jika perseturuan pemilu dibawa hingga berlarut-larut.

“Anda tidak usah ikut-ikutan perseturuan antara elit-elit partai. Anda jangan mau diadudomba atas nama apa pun. Mendekati pemilu ini, anda tidak usah terperangkap dalam framming suasana yang sedang dibuat oleh mereka. Bersikaplah dewasa dengan tidak mengumbar pilihan anda nanti,” tegasnya yang kemudian disambut sorak sorai masyarakat.

Untuk menghargai penyelenggara pemilu, lanjut Cak Nun, dia berharap agar seluruh masyarakat berkenan menggunakan hak suaranya. Tentunya dengan pilihan yang telah mantap berdasarkan perhitungan-perhitungan yang baik.

Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, dalam sambutannya juga mengajak seluruh masyarakat Jepara untuk menggunakan hak pilihnya di pemilu nanti agar pesta demokrasi terselenggara dengan baik. Dia juga meyakinkan kepada masyarakat terkait keamanan saat pemilu nanti akan bisa dikendalikan dengan baik.

“Saya dan seluruh jajaran Polres Jepara berjanji akan mengamankan jalannya pemilu. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan. Sebab Polri dan TNI akan siap siaga untuk menjamin lancarnya pemilu,” tegasnya. (Faqih)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah
Trending di Kabar