Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Kabar · 23 Okt 2020 01:20 WIB ·

Komitmen MA NU Al Mustaqim Lahirkan Santri-santri Penulis


 Komitmen MA NU Al Mustaqim Lahirkan Santri-santri Penulis Perbesar

nujepara.or.id – Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) Al Mustaqim Desa Bugel Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara mempunyai komitmen untuk melahirkan santri-santri yang mahir dalam bidang penulisan. Untuk mewujudkan komitmen tersebut Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Al Mustaqim mengadakan Training Jurnalistik Pengelolaan Majalah Madrasah yang berlangsung di Aula Madrasah, Ahad (11/10/2020) lalu.

Kegiatan yang diikuti 80 santri dari kelas X hingga XII itu menghadirkan narasumber Ketua LTN PCNU Jepara, Syaiful Mustaqim yang menyampaikan materi Teknik Pengelolaan Majalah Madrasah.

Kepala MA NU Al Mustaqim, H Sholahuddin mengemukakan bahwa madrasah yang dipimpinnnya mempunyai komitmen untuk melahirkan santri-santri yang mahir menulis sehingga setelah melalui kesepakatan dengan Wakil Kepala bidang Kesiswaan pelatihan yang kedua tersebut dilaksanakan.

“Ini adalah pelatihan yang kedua. Sebelumnya juga telah diadakan pelatihan tentang pengenalan jurnalistik madrasah. InsyaAllah akhir tahun nanti kami akan menerbitkan majalah madrasah Kalam ‘Santri Manual’,” ungkapnya.

Agar niat itu bisa terwujud kata kiai muda yang akrab disapa Gus Sholah itu pihaknya mendorong kepada santri supaya tidak kendor mewujudkan mimpi tersebut. “Makanya kirim tulisan terbaik kalian baik berupa karikatur, puisi, cerpen, dan lain sebagainya nanti akan diseleksi dan dimuat di ‘Kalam Santri Manual’. Majalah tersebut nantinya akan menjadi kebanggaan kita karena di dalamnya juga ada foto album kelas XII sehingga dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” lanjutnya.

Setelah pelatihan pihaknya berharap kru redaksi majalah bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dengan menggali data. “Sehingga tugas kalian selain ngaji, tahfid juga berkarya,” tambah Gus Sholah.

Di akhir kata sambutan ia juga memacu santri untuk berkarya serta mengutip quote Imam Ghazali. “Jika kalian bukan anak pejabat, raja, dan kiai maka menulislah!” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar