Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Kabar · 18 Apr 2016 09:43 WIB ·

Di Unisnu, Majlis Dzikir Bisa Disaingi Band Regge


 Di Unisnu, Majlis Dzikir Bisa Disaingi Band Regge Perbesar

IMG-20160331-WA0000
TAHUNAN – Majlis Zikir, Maulid dan Ta’lim Jam’iyyah Muji Rosul (Jamuro) Ar Robbaniyyin Unisnu Jepara menyelenggarakan acara rutin selapanan malam Kamis Kliwon di Masjid Ar Robbaniyyin, Kampus Unisnu Tahunan Jepara (30/03/2016).
Pembacaan Rotib al-Hadad dan maulid Simthud Duror dipimpin Habib Abu Bakar Assegaf, dilanjutkan ngaji kitab Washiyatul Musthofa (kumpulan wasiat Nabi Muhammad SAW) disampaikan oleh Ustadz Akhid Turmudzi.
Pada saat itu, di tempat yang sama, tepatnya di depan Masjid kampus, himpunan mahasiswa Prodi Tehnik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi juga menggelar inovasi dan kreativitas mahasiswa (Ikmatif 2) dengan hiburan musik band regge. Mereka mendatangkan grup band Skawan yang beraliran SKA.
Habib Abu Bakar Assegaf, pengasuh majelis tersebut menyayangkan kegiatan zikir dan shalawat yang sudah rutin dilaksanakan setiap malam Kamis Kliwon harus terganggu dengan adanya hiburan band regge itu.
“Ini majlis sudah rutin, seharusnya hiburan band regge tersebut tidak dilaksanakan bertepatan dengan rutinan Jamuro di Masjid Kampus Unisnu, yang tercatat sebagai Kampus Islam Nahdlatul Ulama’ terdepan di Indonesia. Seharusnya minta ijin kepada pengurus masjid kampus karena sebagai panitia pelaksana rutinan majlis zikir,” kata Habib Abu Bakar.
Zikir rotib Al Hadad dan pembacaan shalawat yang dilantunkan oleh jama’ah jadi terganggu dan tidak khusu’ karena adanya alunan musik band regge yang beraliran SKA.
Salah satu jama’ah Jamuro, Samsul Ma’arif, juga mengaku heran. Dia menyebut baru kali ini ada kegiatan zikir dan shalawat disaingi oleh band, dan lokasinya berhadap-hadapan langsung. “Dzikir kepada Allah pun menjadi tidak nyaman dan sangat mengganggu jamaah yang hadir di majlis tersebut,” kata Samsul. (miqdad/abd)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan
Trending di Kabar