Menu

Mode Gelap
Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

Hujjah Aswaja · 7 Mar 2019 13:22 WIB ·

Agar Tersambung Rasulullah, Silaturrahim dan Senangkan Dzuriyah Nabi


 Agar Tersambung Rasulullah, Silaturrahim dan Senangkan Dzuriyah Nabi Perbesar

nujepara.or.id – Agar selamat dan tersambung dengan Nabi Muhammad SAW sehingga tangan seseorang akan dituntun nabi menuju surga pada hari kiamat, maka yang dilakukan dua hal, yakni menyambungkan diri, silaturrahim dengan keluarga Nabi Muhammad di antaranya keturunan, cucu nabi dan habib dan menyenangkan keluarga dan anak cucu nabi.

Hal itu disampaikan Kiai Muhammad Nasikhin dalam maidlatul hasanah acara Selapanan Lebak Bersholawat Jam’iyah Shalawat Roudlatul Musthofa Jepara bersama Habib Muhsin, Jumat (22/2/2019) di Mushala Miftahul Ulum Dukuh Selulang Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara.

Ia mengungkapkan, Rasulullah Muhammad SAW ditakdirkan Allah SWT tidak memiliki putra yang hidup hingga dewasa agar terhindar dari fitnah. Hal itu juga telah dinash dalam al qur’an. Nabi Muhammad hanya memiliki putri sayyidah Fatimatuz Zahra yang masih hidup hingga dewasa. Sudah sepatutnya kita sebagai umat mencintai menghormati dzurriyyah rasulullah.

Kiai Nasikhin juga mengingatkan untuk berhati-hati atas bahaya membenci keturunan nabi Muhammad SAW. Apalagi hanya karena kepentingan politik dalam kontestasi pemilu 2019 yang hanya duniawi. Tidak selayaknya saling menghina antara para pendukung calon pasangan presiden dan wakil presiden yang akan dipilih 17 April nanti.

“Orang yang menghina sayyid dan habib akan hancur. Ibarat darah pada habib beracun bagi siapa pun yang menghinanya,” tegasnya.

Ia melanjutkan keterangan, balasan bagi siapa pun yang membaca maulid Nabi Muhammad dan senang hadir majelis maulid meninggal husnul khotimah, bahkan masuk surga. Kiai Nasikhin juga menjelaskan, orang yang akan mendapat naungan Allah. Orang yang menghadiri Majelis Ilmu, orang yang membaca shalawat nabi dan orang yang menjalankan shalat dengan khusuk.

Acara dihadiri ratusan warga yang antusias dalam melantunkan shalawat bersama Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al’aydrus dan Sayyid Ashif bin Abdurrahman Albar. [az] 

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:32 WIB

Sapi kurban

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Iduladha

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara
Trending di Hujjah Aswaja