Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Kabar · 9 Jun 2020 00:46 WIB ·

Gandeng Bintang Toedjoe, Lazisnu Jepara Gelar Pelatihan Penanaman Jahe Merah


 Gandeng Bintang Toedjoe, Lazisnu Jepara Gelar Pelatihan Penanaman Jahe Merah Perbesar

nujepara.or.id – Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah (Lazisnu) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara menggandeng PT Bintang Toedjoe menggelar Pelatihan Penamanan Jahe Merah. Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Jahe Merah” dilaksanakan pada Rabu (10/6) siang.

Kegiatan diikuti 70 peserta dari petani, guru, mahasiswa, dan unsur lain. 40 peserta mengikuti pelatihan via daring sedangkan 30 peserta ikut pelatihan di Sekretariat Lazisnu Jepara, di Jalan Raya Kelet – Bangsri Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Khusus 30 peserta yang mengikuti pelatihan secara offline wajib menaati protokol kesehatan. Pihak panitia juga tidak membatasi peserta jika pada hari pelaksanaan bersedia ikut tetap dipersilakan

Ketua Lazisnu PCNU Jepara, KH Moh. Ma’shum Abdul Hamid mengatakan pelatihan merupakan upaya peningkatan ekonomi masyarakat utamanya petani. “Kami melihat hasil pertanian kurang maksimal, per hektare antara 40 sampai 70 juta pertahun. Maka kami cari terobosan baru untuk meningkatkan hasil pertanian. Karena tanam jahe merah hasilnya bisa mencapai 150 sampai 200 juta per tahun maka ini yang kami pilih,” katanya, Selasa (9/6).

Pihaknya bisa menjalin kerjasama dengan PT Bintang Toedjoe lantaran fasilitasi dari Lazisnu PBNU. “Alhamdulillah lewat PP Lazisnu kami bisa difasilitasi dan ditemukan dengan PT Bintang Toedjoe di PBNU beberapa waktu lalu. Setelah pertemuan di Jakarta Bintang Toedjoe mengutus 3 personil hadir ke Lazisnu Jepara untuk penandatanganan kerjasama,” lanjut Kiai Ma’shum.

Pelatihan penanaman jahe baru kali pertama diselenggarakan Lazisnu Jepara. Kerjasama antara Lazisnu Jepara dengan Bintang Toedjoe menjadi satu-satunya program Lazisnu di Indonesia.

Pihaknya berharap dengan pelatihan masyarakat bisa meningkatkan taraf hidupnya yang dulunya sebagai mustahiq setelah tanam jahe merah bisa jadi muzakki.

Ketua panitia, Fathurrizal menambahkan selama pelatihan peserta akan menerima pelatihan budidaya jahe merah yang disampaikan perwakilan dari PT Bintang Toedjoe, Zaini Ahsan Prahenda. Selain materi pelatihan peserta juga memperoleh penjelasan terkait program Agen Bejo, penyerahan secara simbolis bibit jahe merah dan produk Bejo jahe merah.

Sebagai follow up (tindak lanjut) dari kerjasama tersebut pihak Lazisnu menyiapkan 1.000 hektar lahan untuk menanam jahe merah. Tahap awal membuka 5 hektar. Petani di Jepara tambah Kiai Ma’shum akan dilibatkan.

“Hasil dari penanaman jahe merah ini akan didistribusikan ke PT Bintang Toedjoe,” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar