Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Kabar · 20 Mei 2019 04:00 WIB ·

IPNU-IPPNU Kalinyamatan Bekali Anggota Keterampilan Public Speaking


 IPNU-IPPNU Kalinyamatan Bekali Anggota Keterampilan Public Speaking Perbesar

Tahyatur Ratih saat memberikan materi public speaking. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Dalam rangka persiapan mengisi Pesantren Ramadan yang akan dilaksanakan di SMPN 1 Kalinyamatan, PAC IPNU-IPPNU Kalinyamatan Jepara mengadakan Latihan Fasilitaor (Latfas) yang bertempat di Gedung MWC NU Kalinyamatan, Ahad (19/5) kemarin.

Kegiatan tersebut diikuti Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat se-anak cabang Kalinyamatan dengan diikuti sekitar 60 peserta.

Kegiatan diadakan untuk memberikan pembekalan public speaking kepada kader agar memiliki kesiapan menjadi pemateri atau fasilitator.

Setelah menerima materi peserta melakukan FGD. (Foto: Istimewa)

Ketua PAC IPNU Kalinyamatan Arif Ubaidillah dalam sambutannya mengungkapkan Latfas ini bertujuan untuk membekali kader ketika mengisi materi saat kegiatan Pesantren Ramadhan.

“Bukan hanya berhenti di level tersebut, harapannya nanti alumni Latfas ini bisa mengikuti jenjang pendidikan formal lainnya dari Lakmud, Latin-Latpel, bahkan Lakut,” paparnya.

Tahyatur Ratih yang memberikan materi dalam Latfas itu membeberkan pengalamannya.

“Dulu di tahun 1998 ketika saya di posisi kalian, saya pernah bertekad, suatu saat saya akan berada di posisi Anda (sebagai pemateri hebat), dan Alhamdulillah di tahun 2005 saya mampu untuk mewujudkannya,” aku mantan aktivis IPPNU Kabupaten Jepara ini.

Perempuan yang akrab disapa Ratih itu menambahkan jika dulu dirinya butuh 7 tahun untuk mewujudkannya. “Di zaman sekarang dengan segala kemudahan yg ada, kalian mungkin hanya butuh 7 hari untuk mewujudkan hal yg sama,” imbuhnya.

Di akhir pemaparannya ia berpesan kepada peserta agar selalu meningkatkan kemampuan public speaking.

“Ketika gagal jangan berhenti, namun mencoba lagi, lagi, dan lagi,” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar