Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Ansor · 1 Okt 2019 10:15 WIB ·

Kader Ansor Adalah Pelopor Harakah An-Nahdliyah


 Kader Ansor Adalah Pelopor Harakah An-Nahdliyah Perbesar

nujepara.or.id – Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Jepara, H. Syamsul Anwar secara resmi melantik Pengurus Ranting GP Ansor Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara masa khidmat 2019-2021.

Acara pelantikan yang dirangkai dengan pengajian umum dilaksanakan Senin malam (30/9/2019) di halaman Masjid Jami’ Al Muhajirin Pulodarat dengan tertib dan penuh khidmat.

Dalam acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Pjs Petinggi Pulodarat beserta jajaran perangkat desa, Ketua Tanfidziyah dan Syuriah NU Ranting Pulodarat, pengurus PAC Ansor Pecangaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Pulodarat serta ketiga calon Petinggi Desa Pulodarat.

Seperti diketahui, acara pelantikan ini sebelumnya sudah diselenggarakan Rapat Anggota yang memilih Muassis sebagai Ketua Pengurus Ranting Ansor Desa Pulodarat.

Dalam sambutannya, Muassis mengatakan bahwa Ansor Pulodarat berterima kasih kepada masyarakat Pulodarat yang selalu mendukung penuh kegiatan-kegiatan Ansor.

“Ansor mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pulodarat yang selalu mendukung kegiatan Ansor. Semoga ke depannya Ansor Pulodarat dapat berkembang dan maju terdepan mengawal kegiatan keislaman,” tuturnya.

Selain Muassis yang dilantik sebagai ketua, dilantik juga sahabat Muhammad Kholiqul Amri sebagai sekretaris dan Yazid Al Busthomi sebagai bendahara serta jajaran pengurus lainnya.

“Ke depannya, kader Ansor harus mampu menjadi panutan di wilayahnya, harus bisa menjadi pelopor gerakan Harakah An-Nahdliyah dalam menjaga marwah islam Ahlussunnah Waljama’ah. Utamanya adalah kader Ansor harus ikut menjaga kondusifitas Pemilihan Petinggi serentak di Jepara, khususnya di Pulodarat,” pesan H. Syamsul Anwar dalam sambutannya usai melantik pengurus baru.

Acara pelantikan yang dirangkai dengan pengajian umum ini diisi oleh kiai kondang dari Jepara, KH. Nasikhin dan diiringi grup rebana Jawaso dari Pecangaan.

Kiai yang terkenal ceplas-ceplos ini mengingatkan kembali kepada jamaah yang hadir tentang perjuangan KH. Hasyim Asy’ari dalam mendirikan NU. Bahwa siapapun yang masih peduli dengan NU dan membesarkan NU maka akan dianggap sebagai santri KH Hasyim Asy’ari.

Ia juga berpesan kepada ketiga calon Petinggi Pulodarat, yakni Muhammad Kholiqul Amri, Akhmad Burnadi dan Nur Hasan bahwa siapapun yang terpilih nanti harus ikut menghidupi dan berjuang bersama Ansor dan NU dalam menghalau paham radikal yang semakin hari semakin meresahkan masyarakat.

Banyak dari tokoh masyarakat dan warga sekitar yang juga mendukung dan senang atas terselenggaranya acara pelantikan Ansor Pulodarat tersebut. Semua Rangkaian acara demi acara berjalan begitu khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan tak lupa juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars Ansor dan Ya Lal Wathon.

Dengan dilantiknya semua pengurus baru Ansor Pulodarat tersebut, harapannya semua pengurus bisa menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik dan amanah. Tentunya juga harus siap menghadapi tantangan akhir zaman, agar tetap bisa menjadi benteng dalam tegaknya islam Ahlussunah wal Jama’ah khususnya di Desa Pulodarat. (ka)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar