Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 15 Jun 2020 13:03 WIB ·

Ketika Para Orang Tua Antusias Ikuti Kajian Tafsir Al-Ibriz


 Ketika Para Orang Tua Antusias Ikuti Kajian Tafsir Al-Ibriz Perbesar

nujepara.or.id – Semangat para orang tua dalam mengikuti kajian tafsir Al- Qur’an Kitab Al-Ibriz pada Ahad pagi (14/6) di Pesantren Tahfidz Qur’an Tarbiyatus Sibyan yang beralamat di Desa Tahunan Kauman RT 5 RW 3 Kabupaten Jepara patut diapresiasi. Pasalnya, para peserta yang ikut mengaji tersebut kebanyakan adalah para orang tua dan wali santri yang anaknya juga sedang dalam proses menghafal Al-qur’an.

Pondok pesantren Tarbiyatus Sibyan yang diasuh oleh KH. Imam Shofwan ini khusus program tahfidz. Namun kiai yang juga mempunyai majlis shalawat kitab Dala’ilul Khairat ini mengaku, membuka kajian kitab tafsir Al-Ibriz Ahad pagi atas permintaan warga, khususnya para wali santri.

“Pengajian Tafsir Al- Ibriz ini dimulai pukul 05.15 wib setelah subuh dan diperuntukan bagi warga umum, khususnya sekitar desa Tahunan,” tuturnya dalam pengajian perdana Ahad pagi (15/6), sekaligus mengawali penempatan gedung baru.

Ketika disinggung kenapa menggunakan kitab tafsir Al-Ibriz, Kiai Imam mengatakan bahwa kitab Tafsir karya KH. Bisri Musthofa Rembang tersebut dalam keterangan dan penjelasannya menggunakan bahasa Jawa yang mudah dipahami oleh masyarakat khususnya yang usia tua.

Sementara itu, dengan menempati gedung baru, otomatis Pesantren Tahfidz yang setiap sore digunakan untuk mengaji anak-anak ini, yang sebelumnya bertempat di kediaman Kiai Imam akan pindah.

Saat ini pondok pesantren tahfidz Tarbiyatus Sibyan membuka pendaftaran baru. Namun, untuk aktivitas belajar mengajar masih menunggu kondisi pandemi ini mereda. (rls)

Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail