Menu

Mode Gelap
Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

Kabar · 15 Jun 2020 13:03 WIB ·

Ketika Para Orang Tua Antusias Ikuti Kajian Tafsir Al-Ibriz


 Ketika Para Orang Tua Antusias Ikuti Kajian Tafsir Al-Ibriz Perbesar

nujepara.or.id – Semangat para orang tua dalam mengikuti kajian tafsir Al- Qur’an Kitab Al-Ibriz pada Ahad pagi (14/6) di Pesantren Tahfidz Qur’an Tarbiyatus Sibyan yang beralamat di Desa Tahunan Kauman RT 5 RW 3 Kabupaten Jepara patut diapresiasi. Pasalnya, para peserta yang ikut mengaji tersebut kebanyakan adalah para orang tua dan wali santri yang anaknya juga sedang dalam proses menghafal Al-qur’an.

Pondok pesantren Tarbiyatus Sibyan yang diasuh oleh KH. Imam Shofwan ini khusus program tahfidz. Namun kiai yang juga mempunyai majlis shalawat kitab Dala’ilul Khairat ini mengaku, membuka kajian kitab tafsir Al-Ibriz Ahad pagi atas permintaan warga, khususnya para wali santri.

“Pengajian Tafsir Al- Ibriz ini dimulai pukul 05.15 wib setelah subuh dan diperuntukan bagi warga umum, khususnya sekitar desa Tahunan,” tuturnya dalam pengajian perdana Ahad pagi (15/6), sekaligus mengawali penempatan gedung baru.

Ketika disinggung kenapa menggunakan kitab tafsir Al-Ibriz, Kiai Imam mengatakan bahwa kitab Tafsir karya KH. Bisri Musthofa Rembang tersebut dalam keterangan dan penjelasannya menggunakan bahasa Jawa yang mudah dipahami oleh masyarakat khususnya yang usia tua.

Sementara itu, dengan menempati gedung baru, otomatis Pesantren Tahfidz yang setiap sore digunakan untuk mengaji anak-anak ini, yang sebelumnya bertempat di kediaman Kiai Imam akan pindah.

Saat ini pondok pesantren tahfidz Tarbiyatus Sibyan membuka pendaftaran baru. Namun, untuk aktivitas belajar mengajar masih menunggu kondisi pandemi ini mereda. (rls)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan
Trending di Kabar