Menu ✖

Mode Gelap
Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno Mau Sampai Kapan Ikut “Zaman Edan”?

Kabar · 23 Mei 2021 04:41 WIB ·

KH Ali Irfan Mukhtar, Sosok Pendidik yang Toleran dan Moderat


 KH Ali Irfan Mukhtar, Sosok Pendidik yang Toleran dan Moderat Perbesar

Dialog Interaktif dalam rangka Haul ke-4 KH Ali Irfan Muhtar. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Peringatan Haul ke-4 KH. Ali Irfan Mukhtar dilaksanakan secara sederhana di Hall SMA-SMK Islam Jepara pada Sabtu (22 /5/2021) kemarin.

“Kegiatan haul diawali dengan Khatmil Qur’an bin Nadhor yang dipimpin oleh Bapak Hudi, dosen Unisnu, kemudian Ziarah ke Makam Pak Ali di Pemakaman Randu Sampir Krapyak dan puncaknya dialog interaktif dengan tema meneladani toleransi dan keberagamaan Pak Ali,” kata Zakariya Anshori, ketua panitia haul kali ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tujuan diadakannya haul adalah meneladani sikap dan perjuangan Pak Ali dalam mengembangkan toleransi dan moderasi keberagamaan.

“Latar belakang tradisi keberagamaan Bapak adalah NU dengan amaliyah nahdliyyah yang teguh, namun beliau menempuh gelar sarjana muda di IKIP Muhammadiyyah Solo (sekarang UMS) dan pernah mengajar di SR Masehi Jepara pada tahun 60-an,” kata Mien Akhdieati, putri sulung Ali Irfan.

“Sosok bapak bagi kami adalah teladan yang sangat kompleks. Untuk itulah, setiap haul kami mencoba membingkai dengan tema tertentu. Tahun lalu kami membincangkan Bapak dari sisi pendidik, tahun ini mengambil tema toleransi dan moderasi keberagamaan,” kata Mien.

Dialog interaktif mengenai sikap toleransi keberagamaan Ali Irfan menghadirkan testimoni Kris Budianto (Jemaat GKMI Jepara, murid SR Masehi) dan Hendro Martojo (Bupati Jepara 2002-2012) melalui daring, serta KH. Masunduri (Ketua Baznas Jepara 2016-2021) dan KH. Fakhrurrozi (Ketua PD Muhammadiyah Jepara) secara luring.

“Pak Ali adalah teladan yang ikhlash, sederhana dan mempunyai tujuan hidup bahagia di dunia-akhirat,” kata Om Kris, panggilan akrab pengaransemen lagu Himne dan Mars UNISNU itu.

“Sikap hidup Pak Ali yang profesional, proporsional dan prosedural, kami warisi dan lakukan sampai sekarang,” pungkas Kris Budianto. (ip)

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

Trending di Kabar