Menu

Mode Gelap
Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023 Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting Wakaf 4 m2 untuk RSNU, Petinggi Tahunan: Warga NU
Harus Dukung Inovasi Bidang Kesehatan
Meriahkan 1 Abad NU, Lesbumi Semaikan Pesan Nasionalisme Lewat Pementasan Ketoprak Santri NU Jepara Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru

Kyaiku · 13 Mar 2016 15:49 WIB ·

KH Muhsin Ali, Kiai Suwuk yang Berjuang di NU Sejak Kecil


 KH Muhsin Ali, Kiai Suwuk yang Berjuang di NU Sejak Kecil Perbesar

Kiai Muhsin dan Habib Syiekh

KH Muhsin bersama Habib Syeikh bin Abdul Qadir


JEPARA – NU berduka. KH Muhsin Ali, Bugel, Kedung, dipanggil oleh Allah SWT pada Jumat malam (11/03/2016) pukul 22.35 WIB, setelah dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Hadirin, Jepara sejak Jumat pagi.
“Selama ini Bapak memang sudah sakit-sakitan kena stroke,” terang Gus Sholahudin, putra tertua Kiai Muhsin saat ditemui di rumahnya, Bugel (12/03).
Kabar duka segera menyebar di media sosial, grup WhatsApp dan SMS. Malam itu juga NUJepara menuju lokasi. Banyak kiai, santri, tokoh masyarakat yang sudah hadir ke rumah duka. Ketua NU Jepara, KH. Hayatun Nufus, juga sudah ada di sana untuk takziyah.
Muhsin Ali sangat dikenal di Jepara karena murid-murid beliau banyak yang sukses dalam bidang dakwah Islam. Wakil ketua NU Jepara, Hisyam Zamroni, adalah salah satu daftar murid ngaji Nahwu Alfiyah kiai Muhsin yang kini jadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Batealit, Jepara.
Jasa-jasa kiai Muhsin dalam mendidik santri di madrasah dan pesantren Al-Mustaqim, Bugel, tentu tidak bisa dilupakan. Belum terungkap, berapa jumlah guru yang dulu pernah ngaji kepada kiai Muhsin. Jumlahnya bisa jadi ribuan. Wajar jika para pelayat membludak hingga jumlahnya ribuan. Ini membuktikan betapa Kiai Muhsin memiliki pengaruh luas di masyarakat Jepara.
Baca juga: Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman KH Muhsin Ali Bugel
Keseriusan Kiai Muhsin dalam berorganisasi, menurut keterangan Kiai Masduki, Sowan, Kedung, sudah dimulai sejak kecil. Kiai Muhsin merupakan ulama yang pada masa Soeharto berkuasa disegani oleh polisi dan tentara karena bisa suwuk. “Kiai Muhsin itu dulu banyak didekati polisi untuk membantu keamanan dan mengamankan,” kata Kiai Masduki, di Jepara (13/03).
Kemampuan Kiai Muhsin dalam suwuk mungkin didapatkan secara turun temurun dari orangtua. Penelusuran NUJepara menunjukkan jika silsilah Kiai Muhsin sampai kepada danyang Desa Bugel bernama Mbah Maulana Mangun Sejati dari jalur keturunan Mbah Hasan Kishoh. Kiai Hasan memiliki julukan Kishoh karena di Bugel dulu beliau dikenal sebagai dukun sunat. Qisho, dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pisau, yakni pisau sunat. Selain terkenal master sunat, Mbah Hasan Kishoh juga dikenal sakti.
Kiai Muhsin Ali keturunan keempat Mbah Hasan Kishoh dari jalur ibu bernama Muslimah, istri Kiai Ali. Muslimah adalah putri kedua pasangan Kasmi dan Maryam, yakni putri tertua Kiai Abdurrohman bin Hasan Kishoh. Kiai Abdurrahman inilah yang di kemudian hari banyak melahirkan kiai dan ulama di sekitar Bugel. Tentang siapa saja dari keturunan Mbah Abdurrohman ini, NUJepara akan menelusuri lebih lanjut di lain waktu. (abd)

Artikel ini telah dibaca 207 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting

3 Februari 2023 - 23:03 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Charis Rohman mengukuhkan lembaga-lembaga Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kecapi 3 di Masjid Ar-Roudloh, Kecapi Kaligede RT 18 RW 03 Kecapi Tahunan Jepara, Kamis (2/2/2023) malam.

Mbah Obed Sang Tokoh Toleransi Beragama Jepara

6 Januari 2023 - 13:37 WIB

Ribuan Warga Lepas Mbah Ubaidillah Noor Umar ke Pemakaman

6 Januari 2023 - 13:25 WIB

Mbah Yai Ahmad Fauzan: Sosok Ulama – Umaro, Layak Jadi Pahlawan Nasional?

8 November 2022 - 03:12 WIB

Milenial, Catat Ini Hukum Menyemir Rambut Kepala!

7 November 2022 - 15:15 WIB

Ilustrasi semir rambut

Kyai Itu Adalah ….

28 Oktober 2022 - 16:07 WIB

Trending di Kabar
%d blogger menyukai ini: