Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Buku Kita · 2 Feb 2020 05:16 WIB ·

Membaca Jepara dalam Suma Oriental


 Membaca Jepara dalam Suma Oriental Perbesar

Buku ini kaya dengan informasi tentang aspek sosial, aktivitas ekonomi, dinamika politik, kehidupan budaya, dan praktik keagamaan dunia timur/nusantara pada abad ke 16 M.

Khusus pada halaman 226 – 230 mengupas tentang Negeri Demak – Negeri Tidunan – Negeri Jepara. Yang mengejutkan adalah Negeri Tidunan yaitu sebuah Negeri yang berbatasan dengan Demak dan Jepara. Ini artinya boleh jadi desa Tedunan dulu adalah sebuah Kerajaan yang dipimpin oleh Pati Orob yang merupakan paman dari Pati Unus Penguasa Jepara.

Pate Unus adalah kesatria hebat di tanah Jawa yang mempunyai kekuasaan sangat luas. Diceritakan oleh Pires bahwa Negeri Jepara memiliki sebuah teluk dengan pelabuhannya yang indah. Di depan pelabuhan itu terdapat 3 pulau yang tampak seperti upeh. Kapal-kapal besar bisa masuk ke wilayah Jepara.

Pelabuhan Jepara adalah terbaik, keadaan terbaik. Semua orang yang akan ke Jawa dan maluku akan singgah di Negeri Jepara. Jepara sangat rindang. Kekuasaan Jepara sampai di Bangka, Tanjung Pura, Laue dan pulau pulau lainnya. (Hisyam Zamroni)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat

4 Februari 2026 - 12:13 WIB

Buku Kita : Ensiklopedia Karya Ulama Nusantara

4 Februari 2026 - 11:54 WIB

Buku Kita : Mawa’idh Qur’aniyyah Ulama Nusantara

4 Februari 2026 - 11:46 WIB

Buku Sejarah Nahdlatul ‘Ulama Sumatera Selatan 1926– 2025

2 Februari 2026 - 22:14 WIB

NU Penjaga NKRI, Menengok Perkembangan NU Secara Global

4 Desember 2024 - 10:03 WIB

Gerak Perjuangan Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari

4 Desember 2024 - 09:47 WIB

Trending di Buku Kita