Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Buku Kita · 20 Sep 2023 13:37 WIB ·

Buku Historiografi Khittah dan Politik NU (2021)


 Buku Historiografi Khittah dan Politik NU (2021) Perbesar

nujepara.or.id – Buku berjudul Historiografi Khittah dan Politik NU karya Ahmad Baso ini sudah terbit pada bulan Februari 2021. Sekilas dari daftar isi yang diunggah Ahmad Baso pada tanggal 9 Januari 2021 di akun Facebook beliau, buku ini mencoba membincang kembali khittah NU 1926 kaitannya dengan isu politik saat ini.

Berikut daftar isi buku :

1. Pendahuluan: Membincang-Kembali Khittah NU 1926 di Era Liberalisasi Politik Kini

  • Khittah dan Politik NU, antara Hoax dan Pencerahan Pembaca 
  • Maksud dan Tujuan Buku ini
  • Subyek Pembahasan dan Beberapa Permasalahan Pokok
  • “Asas Kesinambungan” dalam Paradigma, Visi, Cara  Pandang, dan Pendekatan dalam Analisis: Titik-Tolak Manhaji
  • Pengertian Beberapa Istilah
  • Catatan  tentang Metodologi dan Pendekatan
  • Visi  Teoritis  dan  Metodenya
  • Visi  Pertama: Kesatuan  Pemikiran  atau  Kesatuan  Problematika
  • Visi  Kedua: Visi  Kesinambungan (Berpolitik  pun  ada  Sanadnya)
  • Visi  Ketiga: Maqashid,  yakni  Istifadah,  Fungsi,  Misi  dan  Tujuan  Politik  NU
  • Metode  Kerja:  Lintas-Disiplin

2. Review Studi-studi sebelumnya tentang Khittah dan Politik  NU

  • Dari Bias  Kolonial  ke Politik  Pecah-belah
  • Masuknya  Teori-teori  Modernisasi  Amerika  “Menguliti”  Politik  NU Lepas dari Fakta-faktanya
  • Permainan Kartu “Legitimasi Islam”  dalam  Analisis  Politik “Modernisasi”
  • Meredupnya “Legitimasi Islam” … setelah Negara sudah Digenggam:   Kembali ke Zaman Normal … Zaman Kolonial
  • Gugatan  atas  Kajian-kajian  sebelumnya  tentang  Politik  NU …. namun Setengah-Hati dan  tak  Bergigi
  • Khittah NU, Agenda Baru untuk Kapitalisme Tahap Lanjut pasca Orde Baru
  • Khittah, Sekularisasi dan Kekecewaaan kepada Gus Dur
  • Kesimpulan dan Penutup

3. Sebuah Perspektif dalam Menulis Khittah dan Politik NU: Dialog Santri-Kiai tentang “al-Fikrah  an-Nahdliyah”-nya Kiai AchmadSiddiq

  • Tentang Buku al-Fikrah an-Nahdliyah
  • Ide Manhaji al-Fikrah an-Nahdliyahal-Muhafazhah dan al-Akhdzu
  • “Kekuatan NU” dan Empat Pilar Penggeraknya  

4. Membaca Masa Lalu NU, 1926-1952: Asal-usul Politik Kebangsaan dan  Kerakyatan dari Qanun  Asasi (Statuten, Anggaran Dasar)  hingga Muktamar  Palembang 1952

  • Makna Berorganisasi  dalam Muqaddimah Qanun Asasi dan  “Kemaslahatan”  dalam Statuten
  • Kebangsaan, Wathaniyah: Makna “Ijtima’iyah”  Jatidiri  NU
  • Tanggung Jawab Politik NU: Perihal Politik  Kebangsaan-Kerakyatan  NU

5. Pemetaan “Kekuatan NU” seperti Disaksikan  Kiai Achmad Siddiq di  era  Partai: Formasi  Sosial-Ideologis  Elit  Indonesia Baru  dari  Partai  NU

  • Empat Pilar “Kekuatan NU”: Formasi Sosial-Ideologis Elit  NU Pasca Pemilu 1955
  • Kesimpulan  dan  Penutup: Beberapa Pelajaran Strategis  Pemetaan “Kekuatan NU”    di  era  Partai

6. Pilar  Ideologis  NU, Kaderisasi  dan Pengorganisasiannya

  • seperti Disaksikan  Kiai Achmad Siddiq  di  era  Partai
  • Formasi Pilar Ideologis NU sebelum Partai Politik: KH. Abdul Wachid Hasjim dan Ide Kemerdekaan Ekonomi Bangsa  (Wathaniyah Iqtishadiyah)
  • Formasi Pilar Ideologis NU pasca Muktamar Palembang 1952 dan Muktamar Medan 1956: Haluan Ekonomi-Politik NU
  • Formasi Pilar Ideologis NU pasca Muktamar Surabaya 1954: Wawasan Keislaman-Kebangsaan Politik NU
  • Catatan Penutup dan Kesimpulan

7. Kaderisasi, Konsolidasi dan Pengorganisasian “Kekuatan NU”  seperti  Disaksikan  Kiai Achmad Siddiq di  era  Partai

  • Kiai Achmad Siddiq …. Menjelang Pemilu 1955
  • Pengorganisasian, Pola Kepemimpinan dan Konsolidasi Organisasi  ke Bawah
  • Mobilisasi Massa dan Rekrutmen Kader (Kaderisasi): Tabligh Akbar dan Pengajian Keliling
  • Penyadaran dan Ideologisasi: “Membangunkan Kiai yang Tidur”
  • Catatan Penutup dan Kesimpulan

8. Khittah  untuk  “Menyusun  Kekuatan”: Gebrakan Kiai Achmad Siddiq menuju Munas Situbondo  1983

  • Asal-mula Munculnya Slogan “Kembali ke Khittah 1926”
  • Kiai  Achmad  Siddiq di  Semarang  tahun 1979: “Kualitas yang  Asli  tetapi  dalam  Kuantitas  yang  lebih  Besar”
  • Kiai Achmad Siddiq di Jakarta tahun 1983
  • Menuju “Normalisasi  Kehidupan”  Warga NU: Wawasan “Modernisasi” Tim 7 Pemulihan Khittah
  • Analisis perbandingan antara Konsep  Kiai Achmad Siddiq dan Tim 7 Pemulihan  Khittah
  • Catatan Penutup dan Kesimpulan

9. Bedah Hasil Munas 1983 dan Muktamar 1984: Kiai  Achmad  Siddiq di antara  Dua  Otoritas “Kembali ke Khittah”

  • Khittah  NU,  antara  “Jiwa” dan “Bunyi Teks”: Terobosan Munas Situbondo
  • Bedah Hasil Muktamar Situbondo tentang Khittah NU 
  • Analisis al-Fikrah an-Nahdliyah: Aset Strategis  Masa  Depan NU
  • Muktamar Yogyakarta Mencari  Masa Depan di  Tengah  Arus “Normalisasi  Kehidupan”
  • Dari  Depolitisasi  NU  oleh  Orde  Baru ke  Politisasi  Civil  Society  oleh  NU:  Khittah NU sebagai Gerakan “Civil Society” … untuk Sementara?
  • Catatan Penutup dan Kesimpulan

10.  Mengorganisir Kekuatan NU di Era Liberalisasi Ekonomi-Politik: Strategi Kiai Muchith Muzadi  dan  Muktamar Kediri

  • “NU sudah 30 tahun lebih Berpuasa, saatnya kini  Berbuka Puasa ….“:  Faktor Konseptor Khittah  dan Deklarator PKB
  • Lima Langkah Pelembagaan Diferensiasi Fungsional antara NU dan PKB
  • Pengorganisasian Kekuatan NU  Lokal jelang  Pemilu 1999
  • Strategi Muktamar Kediri: Antara Khittah  dan  “Yang Liberal”
  • Hasil Pemilu 1999: Pemetaan Elit Baru Politik NU di era Reformasi
  • Tantangan Pelembagaan  dan Pengorganisasian Politik NU  di Era Pilpres dan Pilkada
  • (De)Politisasi NU  di Tengah Arus Pengorganisasian  Kekuatan-kekuatan Transnasional Anti-Aswaja dan Anti-NKRI
  • Catatan Penutup dan Kesimpulan

11. Analisis Akhir tentang Studi Khittah dan Politik NU: Sebuah  Kontribusi untuk Kajian Politik  Indonesia dan Studi Keislaman Nusantara

  • Kesimpulan dan Rekomendasi: “al-Haqqu bila Nizhamin Yaghlibuhu-l-Bathilu bi-Nizhamin
  • Lampiran:
  • Kronologi Peristiwa Khittah dan Politik NU (1945-2015)
  • Daftar Pustaka
  • Indeks

***

Itulah daftar isi pada buku Historiografi Khittah dan Politik NU. Semoga melalui gambaran daftar isi ini, dapat menarik pembaca untuk ikut dalam dunia pemikiran khittah dan politik ini yang ada di buku ini

Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kupas Buku “Benturan NU-PKI 1948-1965”

21 Februari 2023 - 09:08 WIB

Melawan Mahalnya Demokrasi

3 Oktober 2022 - 11:33 WIB

11 Ramadhan, Peringati Wafatnya Sayyidah Khadijah

13 April 2022 - 03:45 WIB

Mengapa Sayyidah Aisyah RA Selalu Mengqadha Puasa di Bulan Sya’ban?

7 Maret 2022 - 06:28 WIB

Ayat Epidemi dalam Alqur’an Sebagai Paradigma Membangun Jihad di Masa Pandemi

12 Agustus 2021 - 13:15 WIB

Amaliyah Ahlissunnah wal Jamaah, Kitab Kehidupan Sehari-hari

19 Juli 2020 - 04:44 WIB

Trending di Buku Kita