Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Kabar · 10 Mar 2016 05:02 WIB ·

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi


 Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren Asshiddiqi Perbesar

Pengobatan Masyarakat Gratis Langgar Pesantren AsshiddiqiJepara,  Sudah 4 tahun ini Langgar Pesantren Asshiddiqi desa Robayan kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara memberikan sumbangsih untuk warga NU desa setempat dan sekitarnya berupa Pengobatan Masyarakat Gratis.
Program tahunan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pesantren kepada masyakarat khususnya dalam hal kesehatan. Untuk tahun ini kegiatan dipusatkan di Langgar Pesantren, Rabu (09/03) pagi.
Kegiatan yang sama sekali tidak dipungut biaya ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sekitar 250 warga NU turut mengikuti kegiatan tersebut. K. Nur Faiq pengasuh Langgar Pesantren saat ditemui NU Online menjelaskan kegiatan merupakan program untuk melayani masyarakat yang mengalami masalah di bidang kesehatan.
Di samping itu, untuk memberikan semangat berjamaah demi syiar NU. “Dan yang tidak kalah penting, mas, sebagai wujud terima kasih pewaris langgar yang telah diberikan kepercayaan oleh masyarakat,” terang Wakil Katib PCNU Jepara ini.
Pengobatan masyarakat gratis ini didukung sepenuhnya oleh cucu perintis langgar H. Mudakir Jalal. Mudakir Jalal yang merupakan cucu dari Shidiq Saryani bersama tim dokter lain bersamaan dengan kegiatan ini menyumbangkan obat dan tenaga medis secara cuma-cuma.
“Peserta pengobatan bisa memeriksakan kesehatannya di program ini. Jika tergolong penyakit ringan pihak dokter memberikan obat gratis. Sedangkan untuk penyakit kategori berat untuk sementara dokter hanya bisa memberikan resep,” imbuh alumnus pesantren Sarang, Rembang ini.
Sebagai penerus langgar, Kiai Faiq tidak tinggal diam. Agar kegiatan ini sukses melalui pengajian rutin ahad pagi pengobatan ini dipromosikan. Selain itu, juga lewat spanduk yang dipampang di sepanjang jalan masuk ke langgar.
Kedepan kiai muda berusia 46 tahun ini berharap kegiatan ini semakin mendapat respon di hati masyakarat luas. Sehingga langgar pesantren tidak hanya mengurusi urusan keagamaan saja tetapi juga memperhatikan perihal kesehatan masyarakat juga. (sm)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan
Trending di Kabar