Menu

Mode Gelap
Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

Kabar · 12 Okt 2020 23:52 WIB ·

Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba, BAANAR Jepara Masuk Pesantren


 Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba, BAANAR Jepara Masuk Pesantren Perbesar

nujepara.or.id – Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Kabupaten Jepara untuk mensosialisasikan bahaya narkoba masuk ke wilayah pesantren. Pada Ahad (11/10) Baanar PC GP Ansor Jepara menggelar Roadshow bertajuk “Generasi Muda Keren Tanpa Narkoba” yang berlangsung di Pesantren Arrosidiyah Desa Bategede Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara.

Kegiatan yang diikuti 40 santri tersebut tetap menggunakan protokol kesehatan dari cuci tangan, mengenakan masker, dan lain-lain.

Kepala Baanar PC GP Ansor Jepara, Abdullah Nur Rokhim menyampaikan upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan semua pihak termasuk peran serta masyarakat. Dengan peran serta tersebut urainya dapat membentuk benteng pertahanan yang kuat terhadap ancaman narkoba.

“Menyadari pentingnya hal ini maka kami berupaya mengambil peranan ini dengan memberikan edukasi kepada para santri betapa bahayanya dan menakutkannya narkoba, dampak negatif bagi kehidupan, kesehatan, dan jeratan hukum bagi para pelakunya,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Adul itu juga menjelaskan santri sebagai generasi muda harus senantiasa diarahkan dan didampingi supaya tidak ikut dalam arus pergaulan yang salah.

“Kita ingat beberapa waktu lalu fenomena anak punk yang cukup menyedot perhatian kita bersama yaitu keikutsertaan beberapa santri dalam kelompok tersebut. Maka kali ini jangan sampai kita kecolongan sehingga sedini mungkin memberikan pemahaman tentang narkoba terlebih kenakalan remaja,” tambah alumnus Unisnu Jepara ini.

Ke depan Baanar PC GP Ansor Jepara tidak hanya masuk pesantren dan kampanye virtual di media sosial saja. “Juga masuk dalam kelompok yang dianggap menyimpang serta bisa juga masuk ke tempat hiburan dengan memberikan edukasi sehingga kampanye anti narkoba sampai kepada masyarakat,” sambungnya.

Hal lain ditambahkan Ketua PC GP Ansor Jepara, H. Syamsul Anwar. Dikemukakan Jepara tergolong rawan menjadi lumbung transaksi narkoba.

“Beberapa bulan terakhir terjadi penangkapan/ penyelundupan narkoba. Melalui sosialisasi ini kami berikhtiar setidaknya menekan tindak penyalahgunaan narkoba khususnya bagi generasi muda penerus bangsa yaitu santri,” harapnya.

Pengasuh Pesantren Arrosidiyah, KH Syaifuddin Zuhri mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Baanar. Dipaparkan melalui Baanar yang menargetkan santri wilayah garapnya mampu memberikan edukasi narkoba termasuk kenakalan remaja.

“Di tengah kejenuhan liburan panjang akibat pandemi inilah kesempatan kita untuk mengarahkan santri yang notabene masih menjadi siswa atau mahasiswa bisa terarahkan kepada hal-hal yang bisa bermanfaat dan positif,” pungkas Kiai Syaifuddin. (sm)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Trending di Kabar