Menu

Mode Gelap
Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

Kabar · 22 Okt 2019 09:31 WIB ·

Unisnu Gelar Upacara Peringati Hari Santri


 Unisnu Gelar Upacara Peringati Hari Santri Perbesar

Unisnu gelar upacara peringati hari santri. (teks/foto: Roni)

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2019, Selasa (22/10/2019).

Bertempat di Lapangan Unisnu Jepara, Kegiatan Upacara diikuti oleh dosen, karyawan, mahasiswa dan segenap sivitas akademika Unisnu Jepara.

Sebagai lembaga perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, Unisnu Jepara memiliki hubungan yang erat dengan peringatan Hari Santri Nasional. Bukan hanya karena Unisnu lahir dari NU, tetapi juga karena mayoritas sivitas akademika berlatar belakang santri, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Bahkan, sebagian juga masih berstatus santri maupun pengasuh di pesantren yang tersebar di Kabupaten Jepara dan sekitarnya.

Rektor Unisnu Jepara, H. Sa’dullah Assa’idi bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan yang tidak terlepaskan dari resolusi jihad yang dikumandangkan Hadaratussyekh KH Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, pada 22 Oktober 1945.

Dalam Upacara peringatan hari santri nasional 2019, Rektor Unisnu membacakan amanat dari Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

“Dasar perjuangan santri adalah memperjuangkan tegak lestarinya ajaran islam Ahlussunah Waljama’ah yaitu islam bermazhab. Di tengah kampanye islam anti mazhab yang menggemakan jargon kembali ke Al Qur’an dan Hadits, santri dituntut untuk cerdas mengembangkan argumen islam moderat yang relevan, kontekstual, membumi, dan kompatibel dengan semangat membangun simbiosis islam dan kebangsaan seperti yangn dicontohkan Walisongo, terutama Sunan Kalijogo,” ujar Rektor saat menyampaikan amanat pembina upacara.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tujuan pengabdian santri adalah meninggikan kalimat Allah yang paling luhur, yaitu tegaknya agama Islam Rahmatan lil alamin. Islam yang harus diperjuangkan bukan sekadar akidah dan syariah, tetapi ilmu dan peradaban, budaya dan kemajuan.

Selain Menggelar Upacara dan Istighatsah peringatan Hari Santri Nasional, Unisnu juga turut serta dalam kegiatan Kemah Santri dan Pelajar Jepara, Kirab Bendera HSN, dan Upacara Hari Santri Nasional di Hutan Sono Jinggotan Kecamatan Kembang, Jepara, Ahad – Selasa, 20-22 Oktober 2019. Sebanyak 20 mahasiswa Unisnu bertindak sebagai panitia dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PCNU Jepara ini. (Roni)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan
Trending di Kabar