Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 22 Okt 2019 09:31 WIB ·

Unisnu Gelar Upacara Peringati Hari Santri


 Unisnu Gelar Upacara Peringati Hari Santri Perbesar

Unisnu gelar upacara peringati hari santri. (teks/foto: Roni)

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2019, Selasa (22/10/2019).

Bertempat di Lapangan Unisnu Jepara, Kegiatan Upacara diikuti oleh dosen, karyawan, mahasiswa dan segenap sivitas akademika Unisnu Jepara.

Sebagai lembaga perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, Unisnu Jepara memiliki hubungan yang erat dengan peringatan Hari Santri Nasional. Bukan hanya karena Unisnu lahir dari NU, tetapi juga karena mayoritas sivitas akademika berlatar belakang santri, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Bahkan, sebagian juga masih berstatus santri maupun pengasuh di pesantren yang tersebar di Kabupaten Jepara dan sekitarnya.

Rektor Unisnu Jepara, H. Sa’dullah Assa’idi bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan yang tidak terlepaskan dari resolusi jihad yang dikumandangkan Hadaratussyekh KH Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, pada 22 Oktober 1945.

Dalam Upacara peringatan hari santri nasional 2019, Rektor Unisnu membacakan amanat dari Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

“Dasar perjuangan santri adalah memperjuangkan tegak lestarinya ajaran islam Ahlussunah Waljama’ah yaitu islam bermazhab. Di tengah kampanye islam anti mazhab yang menggemakan jargon kembali ke Al Qur’an dan Hadits, santri dituntut untuk cerdas mengembangkan argumen islam moderat yang relevan, kontekstual, membumi, dan kompatibel dengan semangat membangun simbiosis islam dan kebangsaan seperti yangn dicontohkan Walisongo, terutama Sunan Kalijogo,” ujar Rektor saat menyampaikan amanat pembina upacara.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tujuan pengabdian santri adalah meninggikan kalimat Allah yang paling luhur, yaitu tegaknya agama Islam Rahmatan lil alamin. Islam yang harus diperjuangkan bukan sekadar akidah dan syariah, tetapi ilmu dan peradaban, budaya dan kemajuan.

Selain Menggelar Upacara dan Istighatsah peringatan Hari Santri Nasional, Unisnu juga turut serta dalam kegiatan Kemah Santri dan Pelajar Jepara, Kirab Bendera HSN, dan Upacara Hari Santri Nasional di Hutan Sono Jinggotan Kecamatan Kembang, Jepara, Ahad – Selasa, 20-22 Oktober 2019. Sebanyak 20 mahasiswa Unisnu bertindak sebagai panitia dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PCNU Jepara ini. (Roni)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar