Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

Ansor · 24 Jun 2022 13:35 WIB ·

GP Ansor Audiensi dengan Kapolres Jepara: Siap Bersinergi Tangkal Radikalisme


 GP Ansor Audiensi dengan Kapolres Jepara: Siap Bersinergi Tangkal Radikalisme Perbesar

nujepara.or.id- Setelah viral beredarnya kelompok Khilafatul Muslimin di Jepara beberapa waktu yang lalu, yang kemudian sepakat untuk dibubarkan,  Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Jepara melakukan audiensi dengan Kapolres Jepara AKBP Warsono, Kamis (23/6/2022).

Seperti diketahui, Kelompok Khilafatul Muslimin telah beroperasi sejak lama di Kabupaten Jepara,. Namun Khilafatul Muslimin di Jepara sepakat dibubarkan, proses tersebut tertuang dalam kesepakatan di Mapolres Jepara pada Senin 13 Juni 2022 yang ditandatangani pihak Khilafatul Muslimin dan Ketua MUI Kabupaten Jepara. Dan disaksikan salah satunya dari anggota Rijalul Ansor.

Bertempat di ruangan Kapolres Jepara, Ketua GP Ansor Ainul Mahfudh, hadir bersama Kasatkorcab Banser, Rijalul Ansor dan pengurus lainnya. Didampingi Kasat Intel dan Kasat Reskrim Polres jepara, Kapolres Jepara AKBP Warsono sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Jepara.

“Kita siap bersinergi dengan Ansor Banser dalam bentuk satuan tugas yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan menanggulangi gerakan radikalisme”, tegas Kapolres

“Upaya ini kita lakukan bersama kelompok masyarakat seperti GP Ansor, termasuk Kesbangpol, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan OPD lainnya” lanjut Kapolres.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Ainul Mahfud mengatakan Ansor Banser mempunyai kader dan pasukan sampai tingkat bawah, yang tersebar di sekitar 184 titik desa dan 11 Kelurahan.

“Kami selalu siap mengindentifikasi serta menangkal benih-benih kelompok radikal. Kami juga mempunyai Rijalul Ansor yang siap mengedukasi dengan cara memberi pemahaman Islam moderat melalui pengajian”, terang Ainul. (ua/hb)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural

21 April 2026 - 15:51 WIB

H. Hisyam Zamroni

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

19 April 2026 - 18:37 WIB

Trending di Gayeng