Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Hujjah Aswaja · 3 Jun 2022 01:45 WIB ·

Habib Abu Bakar Bin Segaf Assegaf, Sang Penjaga Waktu


 Habib Abu Bakar Bin Segaf Assegaf, Sang Penjaga Waktu Perbesar

Oleh : Miqdad Sya’roni

nujepara.or.id- Tujuh hari sudah Habib Abu Bakar Bin Segaf Assegaf ila rahmatillah, sejak 27 Mei 2022 – 26 Syawal 1443. Sosok Habib Abu akan tetap menjadi teladan bagi kita semua, bagi muridnya, jamaahnya serta para muhibbinnya untuk dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Habib Abu, begitu seringnya disapa, merupakan salah satu Habaib Ulama yang sangat disiplin dalam menjaga waktu. Mungkin ini menurut kami hanya satu-satunya ulama di Jepara yang sangat disiplin soal waktu. Ini dibuktikan dengan Habib Abu dalam memimpin majlis Macan Bin Segaf dimana pun pasti mulai dengan tepat waktu bahkan tidak pernah sekalipun beliau terlambat.

Habib Abu memang sangat disiplin soal waktu, seringkali dawuh. Ibarat kita akan bepergian naik Bus atau pesawat terbang, pasti kita akan berangkat sesuai dengan jam pemberangkatan. Lebih lagi kalau kita akan naik pesawat, pasti kita akan datang satu jam lebih awal, kalau datang terlambat pasti akan tertinggal. Begitu juga dalam hal ibadah, apalagi ini kaitannya akan bertemu dan janjian dengan Allah dan Rasulullah, jadi harusnya kita tepat waktu. Itulah yang sering disampaikan Habib Abu, terkait waktu dalam beberapa tausiyahnya di majlis.

Ini menjadi teladan sekaligus pelajaran bagi kita, untuk kita tiru dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi disiplin soal waktu khususnya dalam beribadah ingin menghadap dengan Allah dan Rasulullah kita harus mempersiapkan diri, menata hati menyiapkan segala sesuatunya untuk menghadap serta sesuai dengan waktunya.

Habib Abu Sang Penjaga Waktu, saat ini beliau sudah kembali kepada Allah. Namun semangat dalam hal disiplin waktu insya Allah akan diteruskan dan dijalankan oleh para murid, jamaah serta muhibbinnya. Karena sebenarnya waktu akan terus berjalan, ketika kita tidak bisa menggunakan waktu dengan baik, kita akan terhempas olehnya. Karena waktu adalah pedang kata Imam Syafi’i, mari kita gunakan waktu kita sebaik-baiknya dengan sesuatu hal yang bermanfaat. Dengan meniru dan meneladani Habib Abu Bakar Bin Segaf Assegaf dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di dunia ini.

Sejatinya Habib Abu hanya berpindah alam saja, akan tetap membersamai kita. Akan tetap mendoakan serta menjaga kita semuanya, dengan lantaran tawasilah kepadanya. Namun kita tetap memberikan doa yang terbaik untuknya, semoga Allah melapangkan dan menyinari kuburnya, mengampuni semua dosanya, diberikan nikmat di alam kuburnya serta mendapatkan ridho dari Allah dan Rasulullah dunia dan akhirat, amin ya rabbal ‘alamin.

(Miqdad Sya’roni, anggota Jamaah Macan Bin Segaf Jepara)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural

21 April 2026 - 15:51 WIB

H. Hisyam Zamroni

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan
Trending di Kabar