Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Anekdot · 17 Feb 2023 06:39 WIB ·

Humor Gus Dur : Hanya Dua Mahasiswa Yang Mampu Lulus Kuliah Kala Kampusnya Kebakaran


 Humor Gus Dur : Hanya Dua Mahasiswa Yang Mampu Lulus Kuliah Kala Kampusnya Kebakaran Perbesar

nujepara.or.id – Bukan Gus Dur kalau tidak melucu, beliau jamak dikenal sebagai seorang ulama nyentrik yang kerap melontarkan humor yang seringkali membuat para audiensnya terbahak-bahak.

Lewat humor yang sering beliau lontarkan, antaranya kisah tentang dua sosok mahasiswa yang bisa “menyelesaikan” kuliah hanya ketika kampusnya kebakaran.

Humor ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Yahya Cholil Staquf, di sela-sela pidato penganugerahan gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Senin (13/2/2023).

“Beliau (Gus Dur) mengatakan, ada dua orang yang baru bisa lulus kalau kampusnya dibakar,” ungkap Gus Yahya.

Lalu, siapakah dua mahasiswa yang dimaksud dalam humor itu?

Gus Yahya melanjutkan, “Yang pertama itu Yahya Tsaquf (Gus Yahya), dan yang kedua itu Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). Sontak para hadirin tertawa mendengar dua nama yang disebutkan itu.

Gus Yahya mengenyam pendidikan tinggi di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Sedangkan Gus Ipul mengenyam pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional.

“Dan entah kenapa Syaifullah Yusuf ini selamat bisa lulus tanpa membakar kampus,” ujar Gus Yahya. Yang artinya, Gus Ipul berhasil menyelesaikan kuliahnya.

“Sedangkan saya sekarang diberi gelar oleh UIN Sunan Kalijaga. Itu berarti sebetulnya di satu sisi UIN ini sudah menyelamatkan UGM dari kebakaran,” pungkasnya.

Tak ayal, para hadirin yang menyimak hanyut dalam gelak tawa. Mereka pun bertepuk tangan untuk Gus Yahya, dan beliau melanjutkan pidatonya.

Sebagaimana diketahui, UIN Sunan Kalijaga memberikan gelar doktor kehormatan kepada tiga tokoh. Antara lain, KH. Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot (Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antar-Agama Vatikan), dan Sudibyo Markus (Ketua PP Muhammadiyah periode 2005-2010).

Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi kepada ketiga tokoh atas kiprah masing-masing dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama. Tidak hanya dalam skala nasional, melainkan hingga skala global. Gus Yahya, misalnya, yang telah berhasil menggagas forum Religion of Twenty (R20) untuk memberikan ruang dialog bagi pemuka setiap agama di dunia.

Artikel ini telah dibaca 230 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gus Dur : Beda NU Lama dengan NU Baru

25 Oktober 2022 - 06:49 WIB

Puasa 1/2 Tahun ala Gus Dur

25 Agustus 2022 - 10:42 WIB

Gus Baha : “Rokok Itu Ya Haram, Bakar Saja!”

12 April 2022 - 09:23 WIB

Humor Gus Dur : Tentara Tidak Bisa Terbang

11 April 2022 - 17:25 WIB

Menjadi Do’a Walau Sekadar Mimpi

8 Juli 2019 - 04:18 WIB

Weweh

14 Juni 2018 - 02:13 WIB

Trending di Anekdot