Menu ✖

Mode Gelap
Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Headline · 26 Jan 2025 23:01 WIB ·

Isra’ Mi’raj : Relasi Langit dan Bumi


 Isra’ Mi’raj : Relasi Langit dan Bumi Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id – Isra’ Mi’raj merupakan momentum kesadaran spiritualitas manusia sebagai hamba Tuhan. Juga momentum sebagai manusia yang berkemanusian.

Isra’ Mi’raj menghasilkan relasi “langit” di mana manusia sebagai hamba diperkenankan “menyapa” Tuhannya secara langsung. Dan bahkan berasa Tuhan membersamai hamba-Nya secara langsung melalui hasil dari Isra’ Mi’raj yaitu kewajiban menjalankan salat.

Salat adalah relasi dan interaksi seorang hamba dengan Tuhannya tanpa “hijab” yang dilakukan secara khusus baik waktunya maupun tata caranya sehingga memunculkan pencerahan spiritual yang berpengaruh terhadap mentalitas dan karakter hamba – Nya yang tangguh, kuat dan mandiri dalam menghadapi realitas dan tantangan kehidupan sehari hari.

Hal ini bisa berjalan karena dalam sistem hidupnya selalu termanifestasi bahwa Tuhan selalu bersama hamba – Nya.

Selanjutnya, makna Isra’ Mi’raj sebagai “spiritualitas langit” yang akan mempengaruhi perilaku “spiritualitas bumi” yaitu membentuk tatanan hidup yang selaras, damai tentram dan tertib dalam kehidupan bersama di dunia yang termaktub secara apik dalam teks suci.a

Salat sebagai “spiritualitas langit” mampu mencegah perilaku yang keji, buruk dan perbuatan negatif lainnya dalam kehidupan sehari hari.

Dari keterangan di atas, bahwa sungguh, pemaknaan Isra’ Mi’raj menghasilkan perilaku hidup yang berkualitas baik relasi langit dan bumi menjadi seimbang dalam menciptakan harmoni moralitas Ilahiyyat dengan moralitas insaniyyat dalam kehidupan sehari hari sebagai perwujudan tujuan hidup di dunia dan di akhirat yang penuh kebaikan dan mampu terhindar dari patologi sosial. (red)

Artikel ini telah dibaca 285 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?
Trending di Kabar