Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ditandai Pelantikan Pengurus Ranting NU Sekuro I Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

Headline · 26 Jan 2025 23:01 WIB ·

Isra’ Mi’raj : Relasi Langit dan Bumi


 Isra’ Mi’raj : Relasi Langit dan Bumi Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id – Isra’ Mi’raj merupakan momentum kesadaran spiritualitas manusia sebagai hamba Tuhan. Juga momentum sebagai manusia yang berkemanusian.

Isra’ Mi’raj menghasilkan relasi “langit” di mana manusia sebagai hamba diperkenankan “menyapa” Tuhannya secara langsung. Dan bahkan berasa Tuhan membersamai hamba-Nya secara langsung melalui hasil dari Isra’ Mi’raj yaitu kewajiban menjalankan salat.

Salat adalah relasi dan interaksi seorang hamba dengan Tuhannya tanpa “hijab” yang dilakukan secara khusus baik waktunya maupun tata caranya sehingga memunculkan pencerahan spiritual yang berpengaruh terhadap mentalitas dan karakter hamba – Nya yang tangguh, kuat dan mandiri dalam menghadapi realitas dan tantangan kehidupan sehari hari.

Hal ini bisa berjalan karena dalam sistem hidupnya selalu termanifestasi bahwa Tuhan selalu bersama hamba – Nya.

Selanjutnya, makna Isra’ Mi’raj sebagai “spiritualitas langit” yang akan mempengaruhi perilaku “spiritualitas bumi” yaitu membentuk tatanan hidup yang selaras, damai tentram dan tertib dalam kehidupan bersama di dunia yang termaktub secara apik dalam teks suci.a

Salat sebagai “spiritualitas langit” mampu mencegah perilaku yang keji, buruk dan perbuatan negatif lainnya dalam kehidupan sehari hari.

Dari keterangan di atas, bahwa sungguh, pemaknaan Isra’ Mi’raj menghasilkan perilaku hidup yang berkualitas baik relasi langit dan bumi menjadi seimbang dalam menciptakan harmoni moralitas Ilahiyyat dengan moralitas insaniyyat dalam kehidupan sehari hari sebagai perwujudan tujuan hidup di dunia dan di akhirat yang penuh kebaikan dan mampu terhindar dari patologi sosial. (red)

Artikel ini telah dibaca 283 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ditandai Pelantikan Pengurus Ranting NU Sekuro I

26 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara
Trending di Kabar