Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Kabar · 18 Feb 2020 09:06 WIB ·

Khatib Jum’at Harus Sebarkan Islam Moderat


 Khatib Jum’at Harus Sebarkan Islam Moderat Perbesar

Dr. Subaidi Masyhud saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Pendidikan Pergunu. (Foto: NU Jepara)

nujepara.or.id – Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Jepara menggelar Sarasehan Pendidikan “Membongkar Teologi Wahabi Memperkokoh Akidah Sunni” yang berlangsung di MI Darul Hikmah Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Ahad (16/2) pagi.

Kegiatan yang diikuti 50an guru itu menghadirkan dua narasumber Dosen Pasca Sarjana Unisnu Jepara, KH Subaidi Masyhud dan Ketua PW Pergunu Jawa Tengah, HM Faojin.

Subaidi Masyhud yang menjadi pembicara di sesi pertama memaparkan oleh-oleh yang diterimanya saat mengikuti pertemuan khatib masjid seluruh Indonesia. Kebetulan ia mewakili Masjid Nurul Qadim, Kodim Jepara.

“Jum’at kemarin saya sowan Mbah Ma’ruf Amin pukul 14.00 – 15.00 sore di Jakarta. Hasil dari pertemuan ikatan khatib masjid se-Indonesia itu Mbah Ma’ruf (Wapres RI) menekankan pentingnya menyebarkan nilai Islam aswaja yang tawasuth (moderat, red.),” paparnya saat membedah buku Antara Aqidah Sunni dan Tauhid Wahabi karya KH Abdul Latif Dahlan.

Dikemukakan Subaidi khutbah Jum’at memang didengarkan sepekan sekali namun meski demikian tentu membawa dampak luar biasa. Apalagi jika khutbah isinya bermuara kepada ajaran radikal.

Mantan Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Jepara itu menyontohkan jika seorang guru salah ucap maka akan menyebabkan fatal. “Jika di dalam kelas ada 30 anak maka puluhan itu salah semua,” tandas Subaidi.

Maka, apa yang disampaikan khatib itu masmuul kalam, yang disampaikan khatib diterima jamaah. Untuk itulah pentingnya menyampaikan khutbah yang tasamuh, tawasuth, tawazun, dan i’tidal yang dimiliki Aswaja An Nahdliyah.

Apa yang disampaikan Dr. Subaidi ditanggapi salah satu peserta Ulil Abshor. Menurut Sekretaris MWCNU Kedung itu pihaknya sepakat agar para khatib Jum’at menyampaikan ceramah yang washatiyah. Sehingga ia mengusulkan agar membuat teks-teks khutbah yang moderat kemudian disebarkan di seluruh Kabupaten Jepara.

Masih menurut Ulil hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir pemahaman radikal di tengah-tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dr Subaidi menambahkan pihaknya berencana membuat teks-teks khutbah wasathiyah dan disebarkan di Jepara sehingga pemahaman Islam yang moderat semakin tumbuh subur.

Hadir dalam Sarasehan Pendidikan Ketua PC Pergunu Jepara H. Nur Khandir dan Ketua PC LP Ma’arif NU Jepara, H. Fatkhul Huda.

Pada sesi kedua Ketua PW Pergunu Jawa Tengah, HM Faojin memaparkan “Peningkatan Aswaja bagi Guru di Era Industri 4.0”. (ip)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar