Menu ✖

Mode Gelap
Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

UNISNU · 15 Agu 2024 22:38 WIB ·

KKN UNISNU Ajak Siswa-Siswi MI Miftahus Shabyan Kalipucang Wetan Lestarikan Alam dengan Ecoprint


 KKN UNISNU Ajak Siswa-Siswi MI Miftahus Shabyan Kalipucang Wetan Lestarikan Alam dengan Ecoprint Perbesar

JEPARA (nujepara.or.id) – Dalam upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menggelar kegiatan ecoprint bersama siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahus Shibyan Kalipucang Wetan belum lama ini.

Melalui pelatihan ecoprint, siswa-siswi diajak untuk menjelajahi keindahan alam sekitar. “Kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa alam itu indah dan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif,” ujar Ainul Afifah mahasiswa KKN Unisnu sekaligus koordinator kegiatan. Melalui ecoprint, mereka tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga memahami siklus hidup tumbuhan dan pentingnya menjaga kelestarian alam, tambahnya.

Proses ini diawali dengan pengenalan berbagai jenis daun dan bunga yang memiliki warna dan tekstur yang berbeda-beda sebelum mereka mempraktikannya. Siswa-siswi memilih daun-daun yang mereka sukai, seperti daun ketela, daun pepaya, daun kelor, daun salam koja, dll. Selain daun, mereka juga mencoba menggunakan bunga-bunga seperti bunga sepatu dan bunga melati untuk menghasilkan motif yang lebih beragam. Setiap sentuhan pada kain membawa kejutan tersendiri, menciptakan karya seni yang unik dan tidak ada duanya.

 Setelah itu, daun-daun dan bunga-bunga tersebut diletakkan di atas kain katun putih lalu ditutupi dengan plastik sebagai lapisan agar tidak kotor saat di pukul, teknik yang digunakan dalam pembuatan  ecoprint yaitu teknik pounding atau teknik pukul dengan menggunakan palu kayu. “Kegiatan ecoprint ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tapi juga mengenalkan siswa-siswi terhadap ekosistem yang ada di lingkungan sekitar, dan menjadi ajang silaturahmi kami dengan masyarakat sekitar,” ungkap Ainul.

Para guru dan staf sekolah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap program KKN UNISNU. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ecoprint yang diselenggarakan Tim KKN Unisnu sebab manfaatnya bagi siswa-siswi kami untuk meningkatkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Anis guru MI Miftahus Shabyan Kalipucang Wetan.

Selama kegiatan ecoprint berlangsung, mereka antusias membawa palu sendiri dari rumah yang sebelumnya sudah diinformasikan oleh guru. “Mereka juga mengikuti kegiatan dari awal proses penataan daun-daun dan bunga-bunga, mencetak dengan cara memukul-mukul dengan palu, merendam hingga proses menjemur,” kata Ainul. Nisa siswi kelas 3 MI Miftahus Shabyan Kalipucang Wetan mengekspresikan rasa senangnya mengikuti pelatihan ecoprint. “Besok kita belajar bersama lagi ya kak,” ucapnya sambal menunjukkan hasil karya yang sudah dibuat.

Alvaros/Ulil Hidayati-KKN Unisnu Desa Kalipucangwetan

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

YAPTINU Jepara Serahkan Enam Mobil Baru untuk Mendukung Operasional UNISNU

18 September 2026 - 10:23 WIB

UNISNU Jepara Resmikan Gedung Pascasarjana Kampus 2, Perkuat Infrastruktur Pendidikan

18 September 2026 - 10:15 WIB

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar