nujepara.or.id — Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara meresmikan Gedung Pascasarjana Kampus 2 yang berlokasi di Jalan Anton Soedjarwo, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, tepatnya di kawasan depan Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Rabu (16/9/2026).
Peresmian gedung tersebut menjadi bagian dari pengembangan sarana dan prasarana UNISNU Jepara dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi penyelenggaraan program Pascasarjana.
Kegiatan peresmian dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (Yaptinu) Jepara, jajaran pengurus Yaptinu Jepara, Ketua Senat Universitas, para kepala lembaga, serta dosen di lingkungan UNISNU Jepara.
Gedung Pascasarjana Kampus 2 menjadi bangunan bertingkat lima lantai yang dikembangkan untuk mendukung berbagai aktivitas perkuliahan. Selain gedung perkuliahan, kawasan Kampus 2 juga dilengkapi Gedung Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) yang disiapkan sebagai fasilitas hunian atau asrama modern dan representatif untuk menunjang kenyamanan pelajar.
Pengembangan kawasan tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan UNISNU Jepara untuk memperkuat fasilitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang semakin representatif.
Rektor UNISNU Jepara, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A., menyampaikan rasa syukur atas penggunaan gedung baru yang nantinya menjadi pusat kegiatan Pascasarjana UNISNU Jepara.
“Bersyukur karena kita menempati gedung baru yang nanti akan ditempati oleh Pascasarjana. Ini adalah bagian kita untuk meningkatkan kualitas performa UNISNU Jepara,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas universitas dilakukan melalui dua sisi, yakni aspek nonfisik dan fisik. Dari sisi nonfisik, UNISNU terus mendorong peningkatan performa akademik, termasuk akreditasi program studi.
“Dari aspek nonfisik kita menggenjot terus performa akreditasi. Baru saja kita memperoleh informasi bahwa untuk Program Studi Manajemen kita memperoleh akreditasi unggul,” jelasnya.
Capaian tersebut, lanjut Rektor, menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan performa UNISNU Jepara, yang berjalan beriringan dengan pengembangan sarana dan prasarana fisik kampus.
“Saya mengekspresikan rasa syukur berlipat-lipat. Rasa syukur karena Prodi Manajemen mendapatkan akreditasi unggul dan rasa syukur karena kita menempati gedung baru,” katanya.
Rektor juga menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Subaidi, selaku Direktur Pascasarjana UNISNU Jepara, yang akan menempati gedung baru tersebut. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pembina dan Ketua Yaptinu Jepara atas dukungan terhadap pengembangan fasilitas kampus.
Prof. Abdul Djamil menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kampus menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin modern dan memberikan kebanggaan bagi mahasiswa.
“Kita tetap harus senantiasa memberikan kesan kepada para calon pengguna bahwa kampus ini dari hari ke hari semakin kita majukan, baik dari performa nonfisik maupun performa fisik, sehingga orang kuliah di UNISNU merasa mempunyai kebanggaan karena difasilitasi dengan fasilitas yang cukup modern,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengembangan fasilitas pembelajaran juga terus dilakukan untuk mendukung proses perkuliahan. Salah satunya, pada tahun mendatang sebanyak 146 kelas direncanakan telah dilengkapi dengan perangkat Smart TV sebagai penunjang pembelajaran.
Sementara itu, Ketua Yaptinu Jepara, Prof. Dr. H. Shodiq Abdullah, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UNISNU Jepara dan seluruh dosen yang telah memanfaatkan gedung baru Kampus 2 tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pimpinan UNISNU Jepara, bapak ibu dosen, yang pada hari ini telah berkenan untuk menempati gedung baru Kampus 2 ini yang kemudian diberi label Gedung Pascasarjana UNISNU Jepara,” tuturnya.
Prof. Shodiq menjelaskan bahwa pembangunan gedung masih akan terus dilanjutkan. Saat ini, dua lantai telah diselesaikan dan digunakan, sementara tiga lantai lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan perbaikan.
“Ini baru dua lantai yang kita selesaikan, masih ada perbaikan-perbaikan. Kami akan lebih bersemangat lagi untuk menyelesaikan tiga lantai untuk melengkapi prasarana pelaksanaan Tri Dharma UNISNU Jepara,” jelasnya.
Setelah gedung tersebut digunakan, Yaptinu Jepara juga merencanakan pengembangan fasilitas lain di kawasan Kampus 2, termasuk pembangunan auditorium.
“Setelah gedung ini dipakai, kita lanjutkan penyelesaian lagi sekaligus akan membangun auditorium di Kampus 2 ini yang orientasinya tidak hanya untuk kepentingan internal UNISNU, tetapi juga untuk merespons kebutuhan masyarakat Jepara yang masih membutuhkan ruang pertemuan yang lebih luas,” ungkapnya.
Peresmian Gedung Pascasarjana Kampus 2 tersebut menandai langkah berkelanjutan UNISNU Jepara dalam mengembangkan infrastruktur pendidikan. Pengembangan kawasan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menghadirkan fasilitas pendidikan yang semakin modern, nyaman, dan representatif bagi sivitas akademika maupun masyarakat.











